Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Plat BL ‘Bukan’ Indonesia

redaksi by redaksi
13/04/2020
in Saleuem
0
Plat BL ‘Bukan’ Indonesia

SIKAP oknum polisi Sumatera Utara yang meludahi pengemudi mobil plat BL patut dikecam.

Saat wabah Corona merebak di Indonesia, oknum itu masih saja melakukan aksi tak terpuji dengan melakukan pungli di jalanan. Ia kemudian meludah sang pengemudi yang ber-plat BL. Video tersebut direkam oleh seorang pengguna jalan dan kemudian viral di media social.

Pungli terhadap mobil ber-plat BL di Sumatera Utara sebenarnya bukan hal yang baru terjadi. Ini persoalan klasik yang tak kunjung tuntas hingga sekarang.

Para oknum polisi di Sumatera Utara melihat mobil ber-plat BL seperti ATM yang sedang berjalan. Uang haram yang diburu untuk menghidupi anak istri mereka di rumah-rumah.

Namun anehnya ‘penyakit’ itu tak kunjung sembuh meskipun pemberitaan serta video viral setiap tahunnya.

Mobil plat BL selalu menjadi sasaran di jalan raya begitu melewati gerbang antar provinsi di Tamiang.

Seolah-olah Aceh bukanlah Indonesia. Aceh negeri lain di Indonesia yang diharuskan membayar upeti tambahan setiap melintasi Sumatera Utara.

Seolah-olah pajak yang dibayar oleh mobil ber-plat BL bukan masuk ke kas negara tapi untuk pajak nanggroe, istilah yang sempat tenar semasa Aceh masih berkonflik.

Polda Sumut semestinya menindak tegas para oknum di lapangan. Memberantas prilaku curang tersebut hingga ke akar-akarnya. Selama bertahun-tahun, komitmen ini sepertinya tak kunjung diperoleh. Minimal di mata masyarakat Aceh.

Sementara di Aceh sendiri, Polda Aceh terlihat santai dengan prilaku rekannya di provinsi sebelah.

Di Aceh, mobil berplat BK masih bebas berlalu-lalang di jalan raya. Bahkan mayoritas pemakainya adalah pejabat yang menduduki posisi penting.

Mungkin inilah dilema yang dialami oleh masyarakat Aceh saat ini. Masyarakat Aceh sering diberlakukan ‘beda’ dengan provinsi lain di Indonesia. Kita adalah provinsi istimewa yang hanya memperoleh gelar semantara, tetapi dalam aplikasi di lapangan tak lebih seumpama negeri taklukan yang harus membayar upeti setiap melintas ke provinsi tetangga.

Sampaikan kapan ini akan terjadi? Mungkin hanya pejabat di Aceh yang tahu. Selama mereka masih menganggap diri ‘abdi dalem’ maka pungli di perbatasan akan terus berlangsung.

Jangan tanya persoalan ini ke DPR Aceh. Mereka masih sibuk dengan urusan internal yang tak kunjung usai.

 

Previous Post

Sitti Nourah, Alumni PBSB Ikut Sumpah Apoteker

Next Post

Tito Minta Pemda Pangkas Perjalanan Dinas Minimal 50 Persen

Next Post
Mendagri Ikut Dampingi Jokowi di Aceh

Tito Minta Pemda Pangkas Perjalanan Dinas Minimal 50 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dayah Ruhul Qur’ani Semarakkan Maulid Nabi 1448 H dengan Tasmi’ Al-Qur’an dan Hafalan Matan

Dayah Ruhul Qur’ani Semarakkan Maulid Nabi 1448 H dengan Tasmi’ Al-Qur’an dan Hafalan Matan

23/09/2026
Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

23/09/2026
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua

Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua

23/09/2026
Pidato di PBB, Trump Ancam Mau Binasakan Iran

Pidato di PBB, Trump Ancam Mau Binasakan Iran

23/09/2026
Sejarah Milisi Houthi, dari Kelompok Keagamaan Jadi Kekuatan Tempur

Sejarah Milisi Houthi, dari Kelompok Keagamaan Jadi Kekuatan Tempur

23/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Plat BL ‘Bukan’ Indonesia

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com