Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Ada Apa dengan DPR Aceh?

redaksi by redaksi
16/04/2020
in Saleuem
0
Taqwallah: APBA Perubahan Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Ilustrasi DPR Aceh

DIAKUI atau tidak, kerja DPR Aceh periode 2019-2024, secara kelembagaan, masih jauh dari harapan. Semua ini terjadi karena kisruh internal yang tak kunjung selesai di lembaga wakil terhormat itu.

Dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh, pimpinan DPR Aceh terlihat sebagai pengekor serta pelengkap. Menghadiri, mendengar serta mengaminkan.

Publik Aceh sebenarnya ingin mendengar suara –suara tegas dan pro rakyat dari pimpinan DPR Aceh. Namun, jangankan berbicara atas nama rakyat, menyelesaikan persoalan internal saja tidak kunjung terwujud.

Di awal pelantikan pada akhir 2019 lalu, DPR Aceh pernah meminta agar eksekutif menyerahkan DPA 2020 untuk ditelisik kembali satu persatu. Ini karena diduga ada persoalan serius dalam APBA 2020 yang lolos tanpa saringan. Apalagi pembahasan APBA 2020 cuma berlangsung 4 hari.

Saat itu, asa public tumbuh besar karena yakin pada wakil mereka yang baru menjabat. Namun ternyata hal tersebut hanya gertak sambal belaka.

Tak ada upaya nyata untuk mengawasi APBA 2020 seperti yang dijanjikan. Yang ada hanya menghadir rapat, mendengar serta mengaminkan apa yang disampaikan oleh Plt Gubernur Aceh.

Daya dobrak DPR Aceh tumpul. Kurang SDM-kan di tingkat pimpinan? Atau jangan-jangan, mereka turut menikmati sejumlah proyek di APBA 2020. Sehingga menjalankan politik ulur waktu hingga semua proyek 2020 ditenderkan.

Inilah yang membuat public kecewa pada DPR Aceh secara kelembagaan. Bukan secara personal yang selama ini memang ada yang berbuat untuk Aceh.

Demikian juga halnya peran DPRA selama wabah pandemic Corona melanda Aceh. Peran kelembagaan DPR Aceh juga terlihat hanya sebagai pelengkap semata.

DPR Aceh memang membentuk Pokja pengawasan untuk penanganan Covid 19. Namun peran ini seharusnya bukan selevel kelembagaan DPR Aceh.

DPR Aceh, harusnya menjalankan fungsinya di bidang anggaran. Menghitung seluruh kebutuhan Aceh dari seluruh kabupaten kota untuk dimasukan dalam re-alokasi APBA 2020. Namun anehnya, DPR Aceh justru tak terlibat dalam tugas ini.

Dari pemberitaaan media, DPR Aceh ‘hanya mampu’ meminta eksekutif untuk menjelaskan soal anggaran penanganan Covid 19 dalam pertemuan terakhir. Kenyataan ini seharusnya membuat 81 anggota DPR Aceh  menutup muka mereka. Malu kepada public Aceh.

Fasilitas serta gaji besar yang dibayar dari pajak rakyat, ternyata tak sesuai dengan kerja nyata yang diperoleh selama ini.

DPR Aceh harus segera berbenah. Atau mereka akan menjadi musuh bersama dari rakyat Aceh.

 

Tags: acehdpr aceh
Previous Post

AHY Tunjuk Teuku Riefky Harsya Jadi Sekjen Demokrat

Next Post

Disepakati Desember, Pilkada Serentak 2020 Diprediksi Sepi Pemilih

Next Post

Disepakati Desember, Pilkada Serentak 2020 Diprediksi Sepi Pemilih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

Taqwallah: APBA Perubahan Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Ada Apa dengan DPR Aceh?

16/04/2020

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com