Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Akibat Covid-19 Kondisi Tunanetra Berprofesi Tukang Pijat Semakin Memprihatinkan

Admin by Admin
17/04/2020
in Nanggroe
0
Akibat Covid-19 Kondisi Tunanetra Berprofesi Tukang Pijat Semakin Memprihatinkan

Banda Aceh – Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Banda Aceh mengungkapkan bahwa seluruh tunanetra berprofesi tukang pijat terpaksa menganggur akibat dampak covid-19. Mereka mengharapkan perhatian karena kemungkinan tidak bisa bekerja hingga Ramadan. Hal tersebut disampaikan Ketua Pertuni Banda Aceh Muhammad Nur usai menerima bantuan paket pangan yang disalurkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa salah satu pencegahan covid-19 ialah dengan menjaga jarak atau physical distancing. Akibatnya tukang pijat sangat kesulitan mencari nafkah. Biasanya per hari pendapatan mereka Rp 60.000 yang habis sehari pakai untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sedangkan sekarang mereka hanya bisa mengandalkan kepedulian dari berbagai pihak. “Kondisi kami sebelumnya begitu terbatas. Apalagi dengan munculnya covid-19 membuat kehidupan semakin memprihatinkan,” terangnya. Katanya, sebelumnya mereka sudah mendapatkan bantuan. Namun bantuan yang diterima tidak mencukupi dibandingkan jumlah anggota Pertuni sebanyak 89 orang atau 50 keluarga.

Head of Program ACT Aceh Laila Khalidah mengharapkan paket pangan dari ACT untuk Pertuni bermanfaat. Kondisi tunanetra di Banda Aceh mungkin juga dialami oleh tunanetra di daerah lain. “Insya Allah, kita terus berikhtiar mencari donatur dan mendistribusikan paket bantuan kepada kalangan kurang mampu,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa di hari yang sama penyaluran bantuan juga telah dilaksanakan oleh MRI Aceh Selatan dan MRI Subulussalam kepada kaum duafa. Bantuan tersebut berasal dari Pajero Aceh Community yang mengamanahkan bantuannya melalui ACT. Pelaksanaan pendistribusian masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Ditambahkan, ACT bersama MRI juga telah mendistribusikan hand sanitizer dari Minyeuk Pret, paket pangan dari Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UPT Banda Aceh, KPP Pratama Banda Aceh, Sahabat Kemenkeu Aceh (SAKA). “Mudah-mudah semakin banyak lembaga ikut berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan. Sehingga jangkauan pendistribusian bantuan lebih luas dan semakin banyak penerima manfaatnya,” tutupnya.

Previous Post

Minta Warga di Rumah, Ivanka Trump Malah Jalan-jalan Saat Pandemi Corona

Next Post

Dari Dai, Penghulu Muda, Hingga Menjadi Penulis Mumpuni Menghasilkan Banyak Karya

Next Post
Tgk H.Roni Haldi,Lc

Dari Dai, Penghulu Muda, Hingga Menjadi Penulis Mumpuni Menghasilkan Banyak Karya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Akibat Covid-19 Kondisi Tunanetra Berprofesi Tukang Pijat Semakin Memprihatinkan

Akibat Covid-19 Kondisi Tunanetra Berprofesi Tukang Pijat Semakin Memprihatinkan

17/04/2020

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com