Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Rp205 Miliar Anggaran Dayah di Aceh Dialihkan ke Penanganan Covid

Admin1 by Admin1
02/05/2020
in Nanggroe
0
Dayah Mini Banda Aceh tak Libur, tapi Terapkan Protokol

Pesantren Ramadhan. Pelajar mengikuti pesantren ramadhan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (1/7). Selain belajar membaca Alqur'an, dalam pesantren ramadhan juga untuk memperdalam ilmu agama Islam. Pesantren sendiri didakan mulai ba'da dhuhur hingga waktu berbuka. Republika/Wihdan

BANDA ACEH– Pemerintah Aceh melalui kebijakan Plt Gubernur melakukan refokusing anggaran Dinas Dayah Tahun Anggaran 2020 sebesar 205.000.000.000, untuk keperluan penanganan Covid-19 di Aceh.

Hal ini disampaikan oleh Usman Lamreung, tokoh muda Aceh Besar yang juga akademisi Abulyatama, Sabtu malam 2  Mei 2020.

Menurutnya, pemangkasan anggaran sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang Percepatan dan Penyesuaian APBD tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.

“Tentunya refokusing anggaran sebesar 205.000.000.000 akan berdampak pengurangan program-program yang sudah di rencanakan di dayah-dayah tahun 2020 ini,” kata Usman.

Kata Usman, bila merujut surat keputusan kementerian Keuangan Nomor S-247/MK.07/2020 tentang Penghentian Proses Pengadaan Barang/Jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik TA 2020 yaitu Dalam rangka penanggulangan Covid-19, salah satu poin penting dalam surat tersebut dijelaskan, “Meminta seluruh Proses Pengadaan barang/jasa seluruh jenis/bidang/subbidang Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik selain bidang Kesehatan dan Pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk dapat di hentikan pelaksanaannya.”

“Dari penjelasan surat keputusan Kementerian Keuangan tersebut bahwa dana yang tidak dipangkas adalah bidang kesehatan dan pendidikan, artinya alokasi dana peruntukan dayah adalah bagian dari pengembangan di bidang pendidikan yaitu penguatan pendidikan dayah, maka sesuai surat keputusan tersebut pemerintah Aceh tidak perlu melakukan refokusing anggaran dayah. “

“Maka kami minta pada pemerintah Aceh untuk meninjau kembali kebijakan tersebut, apalagi Dinas Dayah salah satu bidang Kekhususan Aceh, tentunya dalam pelaksanaan program menjadi periotas. Kenapa tidak di potong anggaran bidang yang lain, banyak pengadaan/jasa beli laptop, mobil dinas, perjalanan dinas, dan program multiyer lainya kan masih bisa, kenapa bidang pendidikan?” ujar Usman lagi.

“Jangan gara-gara  kebijakan refokusing  anggaran dayah jadi hot lagi dengan slogan  Aceh terbodoh di Indonesia karena dana pendidikan dayah di potong sepihak dengan alasan Covid-19 tanpa diputuskan bersama dengan DPRA.” []

Tags: apba 2020dayahdpr aceh
Previous Post

Pengamat Kebijakan Publik Ini Puji Kinerja Pemko Subulussalam Tangani Covid-19

Next Post

Plt Gubernur Bagikan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Bener Meriah

Next Post

Plt Gubernur Bagikan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Bener Meriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

20/04/2026
Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

20/04/2026
Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

20/04/2026
Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

Muhammad Syuhada Minta Pemkab Aceh Timur Segera Bentuk Tim Khusus Pemuktahiran Data DTSEN

20/04/2026
BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

20/04/2026

Terpopuler

Dayah Mini Banda Aceh tak Libur, tapi Terapkan Protokol

Rp205 Miliar Anggaran Dayah di Aceh Dialihkan ke Penanganan Covid

02/05/2020

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

Dari Kampus ke Tanah Suci: KNA Satukan Energi Besar Masyarakat Gayo di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com