Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (100)

Admin1 by Admin1
13/05/2020
in Cerbung
0

BRAM terdiam. Ia mencoba menarik nafas panjang. Ini ingin menjelaskan sesuatu yang menjadi tanggungjawabnya selama ini. Bram mencoba mencari kalimat yang tepat agar apa yang dijelaskannya nanti bisa diterima oleh Ibnu dan dijalankannya.

“Begini. Semasa hidup, almarhum ibumu, Sakdiah dan ayahnya Dara yang juga ayah angkatmu, pernah membuat kesepakatan. Ini kemudian menjadi wasiat terakhir dari almarhum Pak Buyung dan Buk Rukaiyah sebelum kecelakaan,” ujar Bram.

Ibnu terdiam. Ia belum mengerti dengan persoalan yang terjadi.

“Almarhum Pak Buyung ingin kamu dan Dara menikah suatu saat. Meskipun Dara lebih tua dua tahun darimu,” kata Bram kemudian.

Penjelasan Bram membuat Ibnu terkejut. Ia tidak pernah berpikir bahwa ia telah dijodohkan dengan Dara sejak kecil. Apalagi ibunya semasa hidup tak pernah menceritakan hal tersebut.

“Kalian berdua dijodohkan. Almarhum ibu sepakat dengan ini. Ini juga keinginan terakhir dari Pak Buyung dan keluarga,” kata Bram lagi.

Ibnu tertunduk mendengar penuturan Bram. Dara adalah gadis pintar dan cantik jelita. Ia muslimah yang anggun serta kini memiliki karier yang bagus di ibukota. Namun wanita itu sudah dianggapnya seperti keluarga meskipun ia hanya beberapa tahun tinggal bersama keluarga angkatnya itu.

Mereka kembali bertemu setelah belasan tahun, dan kini tiba-tiba mereka dijodohkan. Bahkan jodoh itu telah diatur oleh almarhum orang tua mereka sejak mereka masih kecil.

“Bagaimana pendapat Dara?” ujar Ibnu kemudian.

Bram kemudian tersenyum tipis. Ia sudah menebak jika pertanyaan itu akan meluncur dari bibir Ibnu.

“Dara telah mengetahui hal ini sekitar 5 tahun lalu. Sepertinya ia tidak keberatan,” kata Bram lagi.

Ibnu tertunduk malu. Ia kini mengerti kenapa Dara begitu sulit untuk mengungkapkan perihal wasiat terakhir dari ayah angkatnya itu. Dara juga berulangkali bertanya soal kehidupannya usai mereka terpisah.

“Pernikahannya tak harus sekarang. Pernikahan bisa disesuaikan dengan kesiapan kalian pribadi. Aku hanya menyampaikan pesan ini agar kalian berdua mengerti apa yang sedang terjadi,” kata Bram.

“Ini juga tak ada sangkut pautnya dengan warisan yang menjadi hak kamu tadi. Wasiet terakhir hanya harapan orangtuamu serta ayah Dara semasa hidup. Mau tidaknya kalian melaksanakan wasiat tadi, terpulang pada kalian berdua,” ujar Bram lagi dengan kalimat datar.

Ibnu terdiam. Dara tiba-tiba datang dari arah belakang dan menepuk pundaknya. Ia tersenyum manis ke arahnya dan Bram.

Ibnu merasa salah tingkah dengan perlakuan Dara. Pasalnya, Dara bergabung dengan mereka hanya sesaat usai Bram menceritakan semuanya.

“Dara memang lebih tua dari aku. Namun ia sangat cantik. Hanya pria yang bodoh yang menolak menikah dengan wanita yang nyaris sempurna seperti ini. Tapi..” gumam Ibnu dalam hati sambil memandangi Dara.

“Tapi aku juga memiliki janji dengan Riska. Meskipun jarang bertemu beberapa tahun terakhir, tapi janji adalah janji. Apakah aku harus menceritakan semua pada Dara dan keluarga,” gumam Ibnu lagi.

Dara dan Ibnu kemudian saling tatap. Keduanya kemudian saling tunduk. Sementara Bram tersenyum melihat keduanya bertingkah kaku usai menceritakan wasiat tadi.

[Bersambung]

 

Tags: wasiet
Previous Post

[Opini) Ketahanan Pangan, Giat Filantropi Salah Satu Alternatif

Next Post

MTsN 1 Model Banda Aceh Sosialisasi Aplikasi SIM PPDB Online

Next Post
MTsN 1 Model Banda Aceh Sosialisasi Aplikasi SIM PPDB Online

MTsN 1 Model Banda Aceh Sosialisasi Aplikasi SIM PPDB Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Wasiet (100)

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com