Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kaburnya PT Trans Continent dari KIA Ladong, Pejabat Aceh Diminta Hentikan Omong Kosong Investasi

Admin1 by Admin1
17/05/2020
in Ekonomi
0
Akademisi Abulyatama Dukung Daerah Pinggiran Bergabung ke Banda Aceh

BANDA ACEH – Pemberitaan hengkangnya PT Trans Continent dari Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar tak pelak membuat sejumlah pihak di Aceh risau dan galau dengan prospek investasi di daerah ini.

Bagaimana tidak, sudah sembilan bulan PT Trans Continent milik Ismail Rasyid, pengusaha internasional asal Aceh, bertahan di KIA Ladong namun tidak ada respon yang baik dari Pemerintah Aceh. Akhirnya Ismail Rasyid memilih angkat koper pamit meninggalkan KIA Ladong.

“Menurut kami Pemerintah Aceh sangat lemah dan tidak punya kapasitas dalam mengelola investasi. Kasus hengkangnya PT Trans Continent yang sudah adalah barometer yang bisa memberi dampak negatif terhadap iklim investasi di Aceh secara keseluruhan di masa-masa yang akan datang,” kata Usman Lamreung, akademisi Universitas Abulyatama Aceh Besar, Minggu 17 Mei 2020, di Banda Aceh.

“Ini adalah Bukti lemahnya manajemen investasi di Aceh yang dengan sendirinya juga mengindikasikan lemahnya leadersip Plt Gubernur Aceh , masih suka dengan peran-peran normatif simbolik, tidak konkrit, lamban dan tidak lugas dalam memimpin. Plt harus membuka diri terhadap masukan, saran bahkan kritik. Jangan merasa pintar sendiri namun faktanya kemudian gagal. Pak Plt Gubernur juga harus evaluasi  Tim ekonomi dan investasi pemerintah  Aceh yang  lemah,” sebut Usman Lamreung.

“Omong kosong pejabat Aceh bicara investasi. Tak paham dan tak punya kapasitas. Plt Gubernur Aceh juga terkesan membiarkan perilaku blo on Dirut PEMA dan Kadis Perindag Aceh yang abai atas kejadian yang menimpa PT Trans Continent,” ujar mantan pekerja BRR Aceh – Nias ini.

Menurut Usman, masyarakat Aceh kaget atas angkat kaki PT Trans Continent dari KIA Ladong. Pemda Aceh terkesan tidak bekerja dalam memenuhi kebutuhan perusahaan tersebut, berbagai persoalan dan kendala tidak direspon cepat, malah tidak pernah diselesaikan dengan baik.

PT PEMA yang ditunjuk sebagai perwakilan Pemerintah Aceh tidak mampu bekerja dengan baik, tidak mampu mengkoordinasi dengan berbagai dinas terkait sehingga sejak peresmian awal oleh Plt Gubernur Aceh belum berjalan sesuai harapan, hanya masih dalam wacana, belum pada tindakan.

“Seharusnya Pemerintah Aceh mengevaluasi PT PEMA yang tidak becus bekerja macetnya berbagai masalah seperti sistem drainase buruk, akibatnya lahan yang sudah dimatangkan PT. Trans Continent, kembali tergenang air. Soal sewa menyewa lahan juga belum selesai. Kepastian hukum tidak jelas, dan konflik dengan masayakat sekitar perusahaan tidak ditangani dengan baik, lambannya koordiansi lintas sektor dianas terkait, sehingga PT Trans Continent menarik diri dari KIA Ladong. “

Pemerintah Aceh belum siap dengan insfrastruktur, berbulan-bulan masalah tidak diselesaikan dengan cepat, ditambah lagi tidak singkronnya para dinas terkait dalam mengayomi para investor yaitu pengamanannya dan jaminan kepastian hukum.

“Kami sarankan Pemerintah Aceh evaluasi  menyuluruh dinas terkait, kalau tidak dievaluasi jangan lagi ngomong investasi. Pemda Aceh tutup saja Bainprom, Dinas Penanaman Modal, Disperindag, BPKS, KEK Arun dan semua perangkat daerah yg berhubungan dengan investasi. Omong kosong semua itu. Habis dana saja untuk memperkaya para pejabat terkait. Jangan lagi bohongi rakyat dengan cara cet langet,” ujar Usman.

“Khusus di BPKS Sabang, lihatlah perilaku manajemen, yang asik jalan ke sana kemari sampai ke India, Labuan, dan Singapura untuk alasan mencari investor. Lalu, mana hasilnya? Habis dana begitu banyak, hasil tak ada. Teganya mereka mengelabui rakyat,” ungkap lulusan S2 UGM ini. []

Tags: acehkiaPT Trans Continent
Previous Post

Selama Ramadhan FDP Aktif Salurkan Bantuan Untuk Fakir Miskin di Perbatasan Aceh, Total Rp113,8 juta

Next Post

Perangkat Desa Baet Kembali Santuni Yatim Piatu

Next Post
Perangkat Desa Baet Kembali Santuni Yatim Piatu

Perangkat Desa Baet Kembali Santuni Yatim Piatu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Darwati A. Gani: Pengawasan Dana Desa Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Warga

Darwati A. Gani: Pengawasan Dana Desa Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Warga

23/07/2026
Reposisi Banggar DPRA di Tengah Agenda APBA, Ihsanuddin Gantikan Tgk H. Mawardi

Reposisi Banggar DPRA di Tengah Agenda APBA, Ihsanuddin Gantikan Tgk H. Mawardi

23/07/2026
Teuku Rahmatsyah Jadi Kajati Baru Aceh

Teuku Rahmatsyah Jadi Kajati Baru Aceh

23/07/2026
Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

23/07/2026
Mahasiswa KKN USK Kelompok 11 Gelar Home Visit, Berikan Pemeriksaan Glukosa Darah dan Tekanan Darah Gratis bagi Warga Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Kelompok 11 Gelar Home Visit, Berikan Pemeriksaan Glukosa Darah dan Tekanan Darah Gratis bagi Warga Cut Langien

23/07/2026

Terpopuler

Akademisi Abulyatama Dukung Daerah Pinggiran Bergabung ke Banda Aceh

Kaburnya PT Trans Continent dari KIA Ladong, Pejabat Aceh Diminta Hentikan Omong Kosong Investasi

17/05/2020

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com