Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Usman dan Rabumah, Banjir Sudah Menjadi Sahabat Nya Sehari-Hari

Admin by Admin
17/05/2020
in Lintas Timur
0
Usman dan Rabumah, Banjir Sudah Menjadi Sahabat Nya Sehari-Hari

Pidie Jaya – Rumah Usman Isya (71) dan istrinya Rabumah (69) terletak 10 meter dari pinggir sungai di Dayah Usen, Meurah Dua, Pidie Jaya.

Warga sempat mengira keduanya sudah tiada terbawa hanyut banjir bandang malam itu di tahun 2009. Tidak ada warga berani mengevakuasi mereka akibat kencangnya arus air. Setelah air surut, warga bergegas mengecek rumah mereka. Rumahnya kosong. Saat dipanggil, keduanya tidak menyahut.

Alhamdulillah, esok harinya mereka baru diketahui selamat setelah berlindung di loteng rumah. Akibat syok mereka tidak bisa menyahut panggilan warga. Ditambah lagi kondisi Usman yang mengalami gangguan pendengaran.

Kini, banjir kembali terjadi di kampung mereka beberapa waktu lalu. Lagi-lagi Usman dan Rabumah tidak bisa mengevakuasi diri akibat terjebak banjir di rumah mereka yang terletak agak terpisah dari rumah warga lainnya. Luapan air sungai sudah memenuhi halaman rumah mereka. Rabumah sendiri tidak bisa lagi berjalan normal sehingga berjalan jongkok. Matanya sudah rabun. Sementara fisik suaminya juga sudah lemah. Mereka pun memilih menetap di rumah serta menjaga diri tidak terbawa hanyut banjir.

Setidaknya, 10 kampung di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu terendam air berwarna coklat kental itu. Sejumlah kampung menjadi sangat berlumpur tebal setelah air surut, termasuk Dayah Usen.

Sabtu sore (16/3) Usman dan Rabumah nampak terharu menerima kedatangan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie Jaya – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh guna menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu terdampak banjir. Bantuan tersebut berasal dari ACT dan hasil pengumpulan donasi oleh Pemuda Peduli Sesama (P2S).

Tgk Syakban, salah satu warga Dayah Usen yang sesekali menjenguk kondisi Usman dan Rabumah, menuturkan, sepasang suami istri tersebut berasal dari keluarga kurang mampu. Bila pun mereka ingin membangun rumah lain agar jauh dari pinggiran sungai, keduanya tidak mampu. Usman satu-satunya tulang punggung keluarga. Meskipun berusia senja, Usman tetap bertani dan berkebun. Pendapatannya sangat terbatas untuk kebutuhan sehari-hari.

“Pak Usman agak sulit diajak berbicara karena pendengarannya sudah terganggu,” ungkapnya

Menurut Keuchik Gampong Dayah Usen, Meurah Dua, Pidie Jaya, Husain Yusuf, warga memang sangat membutuhkan bantuan paket sembako mengingat kondisi warga belum sepenuhnya dapat beraktifitas normal.

Ketua MRI Pidie Jaya – ACT Aceh Muyassir memaparkan, bantuan kemanusiaan berupa sembako didistribusikan juga kepada warga terdampak banjir di kampung lain. Ia berharap bantuan tersebut bisa mengurangi beban kebutuhan sehari-hari warga terdampak banjir. “Insya Allah, MRI Pijay – ACT Aceh masih akan menyalurkan sejumlah paket bantuan kepada warga terdampak banjir,” ujarnya.

Ia mengimbau warga tetap waspada banjir susulan. Hal ini mengingat kondisi Aceh secara keseluruhan masih berpotensi turunnya hujan berintensitas tinggi. Bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam bantuan kemanusiaan dapat menyalurkan bantuannya melalui Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, BNI Syariah 66 00011 008 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Konfirmasi donasi dan informasi selengkapnya dapat menghubungi layanan telepon 0651-7315352 atau WhatsApp 082283269008.

“Beban saudara kita adalah beban kita juga. Ayo sama-sama kita pikul beban itu agar menjadi lebih ringan,” tutupnya. []

Previous Post

Ketua DPRK Pidie Gelar Lomba Tartil dan Pidato Bagi Siswa SD Sederajat, Yok Ikatan…

Next Post

Wali Nanggroe; Jangan Sia-siakan 10 Terakhir Ramadan

Next Post
Wali Minta Para Pihak Bersatu Tangani Corona di Aceh

Wali Nanggroe; Jangan Sia-siakan 10 Terakhir Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemulihan Irigasi Alue Seupeung Disambut Apresiasi Masyarakat

Pemulihan Irigasi Alue Seupeung Disambut Apresiasi Masyarakat

21/10/2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru SLB Alzahra Ikuti Pelatihan PM

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru SLB Alzahra Ikuti Pelatihan PM

21/10/2026
Ohku, Uang Baru Terserap 18 Persen, Fisik Sudah 61 Persen: Ada Apa dengan TKD Pidie Jaya?

Ohku, Uang Baru Terserap 18 Persen, Fisik Sudah 61 Persen: Ada Apa dengan TKD Pidie Jaya?

21/10/2026
Waka Polres Pidie Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Waka Polres Pidie Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

21/10/2026
Kampung Kuteni Reje Aceh Tengah Jadi Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Aceh

Kampung Kuteni Reje Aceh Tengah Jadi Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Aceh

21/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

1,04 Kg Sabu dan 15 Perkara Inkracht: Potret Keras Peredaran Narkotika di Pidie Jaya

Hujan Deras, Gayo Lues Diterjang Longsor Susulan di Desa Ketukah

Bos Nawi/Rizalsyah Melaju ke Semifinal Turnamen Bulutangkis PB2M

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com