Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Singapura Vonis Mati Warga Malaysia lewat Aplikasi Zoom

Admin1 by Admin1
21/05/2020
in Internasional
0
Ribuan Pengguna Laporkan Zoom Down di Inggris

Jakarta – Seorang pria berkebangsaan Malaysia, Punithan Genasan, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Singapura karena kasus narkoba lewat aplikasi telekonferensi, Zoom, Rabu (20/5).

Pria berusia 37 tahun itu dihukum karena pelanggaran perdagangan narkoba dan dijatuhi hukuman gantung dalam sidang yang diselenggarakan jarak jauh, dampak kebijakan lockdown untuk memerangi penyebaran virus corona.

Genasan dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam perdagangan heroin seberat 28,5 gram (1,0 ons). Kejahatan ini bisa dikenai hukuman mati di bawah undang-undang anti-narkoba yang sangat tegas di Singapura.

Mahkamah Agung mengatakan, persidangan dilakukan dari jarak jauh untuk keselamatan semua orang yang terlibat dalam persidangan.

Dilansir dari AFP, ini adalah kasus kriminal pertama di Singapura di mana hukuman mati dijatuhkan dalam sidang jarak jauh.

Singapura menyatakan bahwa hukuman mati diperlukan sebagai pencegah kejahatan. Meskipun kelompok-kelompok HAM telah lama menyerukan agar hukuman itu dihapuskan.

Kelompok HAM mengecam hukuman itu sebagai tindakan yang tidak manusiawi.

“Secara inheren, hukuman mati (adalah) kejam dan tidak manusiawi, dan penggunaan teknologi jarak jauh di Singapura seperti Zoom untuk menghukum seorang pria hingga mati membuatnya semakin parah,” kata Wakil Direktur Human Rights Watch, Phil Robertson.

“Cukup mengejutkan para jaksa penuntut dan pengadilan sangat tidak berperasaan, sehingga mereka gagal melihat seorang pria yang menghadapi hukuman mati harus memiliki hak untuk hadir di pengadilan, untuk melihat (langsung) para penuduhnya,” katanya.

Aplikasi Zoom menjadi populer selama masa lockdown di seluruh dunia dan digunakan oleh semua kalangan, mulai dari pembelajaran di sekolah hingga pertemuan bisnis.

Namun Human Rights Watch mengkritik penggunaannya untuk memvonis hukuman mati.

Seperti di banyak negara lain, Singapura telah memerintahkan penutupan sebagian besar sektor bisnis dan menyarankan orang untuk tinggal di rumah untuk melawan virus.

Negara itu berhasil mengendalikan wabah pada tahap awal tetapi terkena gelombang infeksi kedua yang berasal dari pekerja migran bergaji rendah yang tinggal di asrama yang penuh sesak.

Singapura telah melaporkan lebih dari 29.000 infeksi virus corona, termasuk 22 kematian. []

Sumber: CNNIndonesia

Tags: malaysiasingapuravonis matiZoom
Previous Post

Ribuan Guru Kontrak di Aceh Tak Dapat Uang Meugang

Next Post

Wali Kota Serahkan Dana BLT Secara Simbolis

Next Post
Wali Kota Serahkan Dana BLT Secara Simbolis

Wali Kota Serahkan Dana BLT Secara Simbolis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026
Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

Mahasiswa PKM dan KPM UIN Ar-Raniry Silaturahmi ke KRI di Songkhla

21/08/2026

Terpopuler

Ribuan Pengguna Laporkan Zoom Down di Inggris

Singapura Vonis Mati Warga Malaysia lewat Aplikasi Zoom

21/05/2020

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com