Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Plt Gubernur Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

Admin1 by Admin1
13/06/2020
in Nanggroe
0
Plt Gubernur Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama Pangdam Iskandar Muda, Hassanudin dan Kapolda Aceh, Wahyu Widada, meninjau lokasi pembukaan lahan perkebunan seluas seribu hektar, di Gampong Tumpok Lampoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, (13/6/2020).

Banda Aceh- Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama Pangdam Iskandar Muda, Hassanudin dan Kapolda Aceh, Wahyu Widada, meninjau lokasi pembukaan lahan penanaman jagung seluas seribu hektar, di Gampong Tumpok Lampoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, (13/6/2020).
Rencananya, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung oleh anggota Organisasi Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Aceh,  kelompok tani dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Plt Gubernur berkoordinasi dengan pengurus HIPAKAD untuk mengetahui letak dan luas lahan serta kondisi lahan yang akan dimanfaatkan tersebut.
Plt Gubernur menegaskan, pihaknya mendukung penuh lahan tersebut dijadikan areal perkebunan jagung oleh kelompok masyarakat. Pemerintah Aceh, kata dia, siap membantu pembersihan lahan, menyumbangkan benih dan pupuk serta membangun pagar untuk areal perkebunan tersebut.
“Semoga dengan pembukaan lahan pertanian jagung ini dapat mendukung mewujudkan status Aceh sebagai salah satu lumbung pangan nasional, ” kata Nova.
Ketua HIPAKAD Aceh, Muhammad Iqbal mengatakan, lahan tersebut merupakan wilayah Hutan Taman Industri (HTI) milik PT Aceh Nusa Indrapuri (ANI). Ia mengatakan, perusahaan tersebut memberikan pinjaman lahan kepada HIPAKAD seluas 4.800 hektar dari total luas lahan 93.000 hektar milik perusahaan tersebut di Aceh Besar.
“Untuk tahap pertama, kita buka seribu hektar dulu sebagai pilot project, ” kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, peminjaman lahan oleh perusahaan tersebut sesuai dengan regulasi. Di mana, setiap perusahaan perkebunan wajib menyediakan lahan untuk masyarakat seluas 20 persen dari total luas areal kebun yang diusahakan perusahaan perkebunan.
“Di lahan ini kita akan membina mantan kombatan dan kelompok tani Cot Bago. Organisasi kemasyarakatan lainnya juga dapat ikut bercocok tanam di sini, “ujar Iqbal.
“Organisasi kepemudaan juga sudah kita ajak, jika selama ini anak-anak muda suka nongkrong di warung kopi kita ajak untuk menanam. Hasil panennya kita nikmati sendiri, ” lanjut Iqbal.
Dalam kesempatan itu, Iqbal menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi Pemerintah Aceh yang peduli dan membantu kelompok masyarakat yang akan bercocok tanam di lahan tersebut.
“Apalagi dalam kondisi tanggap darurat Covid-19 seperti ini, banyak masyarakat yang hilang mata pencaharian. Kita berharap dengan dukungan dari pemerintah masyarakat dapat bangkit kembali, ” kata Iqbal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan, mengatakan, pemanfaatan lahan tersebut rencananya akan dimulai pada bulan September 2020 mendatang. Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan beberapa hal, mulai dari pembersihan lahan, membangun pagar dan menyediakan bibit.
“Rencana penanamannya akan dimulai pada bulan September karena bulan Oktober sudah memasuki musim hujan, ” ujar Hanan.
Tags: acehplt gubernur
Previous Post

Soal RUU HIP, Syech Fadhil: Saya Bersama MUI dan Purnawirawan TNI

Next Post

Terkait Protes BLT, Ini Penjelasan Reje Kampung Rejewali

Next Post
Terkait Protes BLT, Ini Penjelasan Reje Kampung Rejewali

Terkait Protes BLT, Ini Penjelasan Reje Kampung Rejewali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Aceh Diperkuat

Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Aceh Diperkuat

11/08/2026
Omen, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Tamiang

BKSDA Aceh Gerak Cepat Identifikasi Kematian Gajah Liar di Tamiang

11/08/2026
Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

11/08/2026
Tegaskan Keteladanan, Pimpinan Al Zahrah Lantik Pengurus OSPA Masa Bakti 2026-2027

Tegaskan Keteladanan, Pimpinan Al Zahrah Lantik Pengurus OSPA Masa Bakti 2026-2027

11/08/2026
Lahan Pertanian Rusak, Rp150 Miliar Jadi Taruhan Pemulihan Pidie Jaya

Lahan Pertanian Rusak, Rp150 Miliar Jadi Taruhan Pemulihan Pidie Jaya

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Plt Gubernur Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

Nurdiansyah Alasta Resmi Daftar Calon Ketua Demokrat Aceh, Berkas Diterima SC Musda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com