Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ingin Dapat Beasiswa Agar Bisa Kuliah Dalam dan Luar Negeri? Ini Kiat-Kiatnya

Admin by Admin
17/06/2020
in Lintas Barat Selatan
0

TAPAKTUAN – Setiap manusia pasti memiliki cita-cita dan impian dalam hidupnya. Salah satunya adalah keinginan dan idaman seorang pengembara ilmu, baik pelajar maupun mahasiswa adalah impian untuk meraih prestasi puncak. Yakni mendapatkan beasiswa sebagai salah satu tujuan utama dalam mengemban ilmu pengetahuan di dunia pendidikan.

Dalam mengulas dan mendalami jalur dan siklus beasiswa, baik di dalam dan luar negeri, Forum Aceh Menulis (FAMe) dan Forum Ukhuwah Aceh Selatan (FUAS) telah melaksanakan diskusi daring/virtual dengan mengundang para pemateri yang telah menerima beasiswa melalui Google Meet, Selasa, (16 Juni 2020) siang.

Para pemateri yang diundang berasal dari kaum milenial Aceh Selatan. Usianya berkisar antara 25-30 tahun. Usia dini mereka telah menunjukkan segudang prestasi dan selaksa potensi. Pengalaman, perjuangan, dan kisah pilu-bahagia yang dialami oleh para pemateri begitu berbeda. Mereka ada yang sedang menempuh beasiswa jalur S1, S2, bahkan sudah menyelesaikan tingkat magister.

Para pembedah telah mengulas seputaran beasiswa yang mereka raih. Sebagaimana kita ketahui bersama, beasiswa merupakan pemberian berupa bantuan finansial dan dukungan akomodasi untuk melanjutkan studi pendidikan yang diberikan kepada perorangan, mahasiswa, atau pelajar yang digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ingin ditempuh.

Beasiswa juga diartikan sebagai bentuk penghargaan yang diberikan kepada individu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Penghargaan itu dapat berupa akses tertentu pada suatu institusi atau penghargaan berupa bantuan dan tunjangan finansial.

Beasiswa biasanya diberikan oleh pemerintah, lembaga, maupun institusi-institusi tertentu yang memang sangat peduli terhadap dunia pendidikan untuk mereka yang berlatar belakang ekonomi kurang beruntung dan ada juga kepada mereka yang memiliki segudang prestasi.

Tentunya para pemateri menyajikan dan membedah bagaimana mendapatkan beasiswa berdasarkan pengalaman, wawasan, pesan, kesan, persiapan, minat, tekad, tips, trik, dan motivasi untuk mendapatkan beasiswa. Masing-masing pemateri memaparkan problematika yang dialami. Dengan kondisi yang proporsional dan memang tidaklah sama.

Perlu kita cermati dan telaah, kenapa sih beasiswa itu digandrungi, juga diminati sehingga menjadi primadona bagi banyak mahasiswa seantero negeri di perguruan tinggi dan alumni sekolah menengah?

Lalu, apa dan bagaimana saja keunggulan dan keistimewaan seseorang mendapatkan beasiswa sehingga semua persyaratan dan persiapannya harus matang dan detail. Yuk sama-sama kita simak bagaimana pengalaman, wawasan, pesan, kesan, persiapan, minat, tekad, tips, trik, dan motivasi para pemateri untuk mendapatkan beasiswa yang sudah mereka raih.

Pemandu acara Fachrul Malis mengatakan, acara bedah beasiswa via virtual yang diselenggarakan oleh FAMe dan FUAS telah dilaksanakan dengan lancar dan sukses. Acara yang berdurasi 2 jam tersebut juga diakhiri tanya jawab, testimoni, pesan, dan kesan dari pemateri pada sesi akhir diskusi.

“Alhamdulillah, para pemateri yang kita mintakan kesediaanya sangat antusias untuk berbagi pengalaman, pesan, kesan, dan juga harapan untuk para peserta. Mereka berbagi cerita tentang bagaimana proses untuk mendapatkan beasiswa, juga tidak lupa untuk membagikan tips dan triknya agar para peserta antusias dalam mengikuti acara ini hingga selesai,” kata Fachrul Malis putra Samadua.

Fachrul melanjutkan, harapannya para peserta mampu terpacu dan lebih bersemangat lagi untuk mempersiapkan diri dalam memperoleh beasiswa ke depan.

“Kita doakan pastinya, feedback dan outputnya adalah melalui acara ini akan menambah wawasan dan pengalaman para peserta terkait persoalan beasiswa dalam menunjang SDM Aceh, wabil khusus Aceh Selatan yang berkualitas dan dapat bersaing di dunia global,” ujar Fachrul.

Dalam durasi dan tempo 2 jam, notulis merangkum beberapa poin dan paparan penting yang disampaikan oleh para pemateri untuk para peserta yang tidak mengikuti acara ini, juga kepada hadirin yang tidak maksimal menyimak bedah beasiswa ini hingga tuntas.

Diantaranya adalah tujuan yang ingin dicapai melalui beasiswa, keluh kesah dan pengalaman getir di awal proses tatkala mengurus persyaratan dan persiapannya, juga harapan baik dan motivasi ekstra para pemateri kepada peserta agar dapat memenuhi kriteria dan syarat untuk lulus dengan berbagai beasiswa.

Khaluka Ahsana Fitri, Awardee LPDP S2 Universitas Pendidikan Indonesia menyampaikan target awalnya untuk meraih beasiswa LPDP adalah untuk mengembangkan bidang keilmuannya, khusus di bidang pendidikan matematika.

“Saya pernah ditolak beasiswa sebanyak 7 kali selama lebih kurang 3 bulan. Itu adalah pengalaman yang tidak bisa saya lupakan seumur hidup. Mungkin banyak orang hanya melihat kesuksesan saya sekarang. Tapi pengalaman itu adalah guru terbesar dalam hidup,” kata Khaluka dengan semangat.

Khaluka menyampaikan harapan kepada para sahabat FAMe, FUAS, dan Aceh selatan khususnya. Apabila ingin mendapatkan beasiswa, yang paling didahulukan adalah luruskan niat dan jangan pantang menyerah untuk menggapai impian.

“Yang paling penting untuk seluruh peserta yang mengejar beasiswa apapun. Setelah mendapatkan beasiswa, jangan lupa dan mari bersama kita berkolaborasi dan berkontribusi untuk negeri,” harap Khaluka putri Kluet Raya.

Suci Hidayati, Theology of Islamic Student, Erciyes University, Turkiye juga menyampaikan hal senada. Untuk meraih beasiswa, kita harus bertanya pada diri sendiri dan punya kebulatan tekad yang kuat dan mental yang membaja.

“Kenapa Anda layak mendapatkan beasiswa itu? Targetnya apa dan prosesnya bagaimana? Seyogyanya kita wajib mempunyai tujuan yang jelas untuk masa depan,” kata Suci

Sebab kata Suci, beasiswa itu apabila sudah mendapatkannya merupakan satu tanggung jawab moral yang sangat luas, yaitu dunia walakhirat. Jangan hanya sekedar berfikir tujuannya hanya semata-mata demi mendapatkan uang dan menjalani kehidupan di negeri orang secara gratis. Melainkan juga, beasiswa itu amanah dan harus dipertanggung jawabkan nantinya.

“Pengalaman dilematis dalam mendapatkan beasiswa tentu setiap orang punya pengalaman dan motif yang berbeda. Ujian saya saat itu adalah keraguan untuk pergi ke Turki setelah lulus dari sekolah menengah. Persaingan sangat banyak. Diliputi oleh selaksa ambigu dengan segala persiapan dan persyaratan berkas yang sangat rumit. Sehingga sempat mau meninggalkan kesempatan beasiswa ke Turki kala itu,” keluh Suci.

Namun Suci berpikir ulang, beasiswa dari Dikti dan undangan di salah satu kampus di Banda Aceh pun ditinggalkan, akhirnya ikhtiar terakhirnya hanyalah dipanjatkan segala harapan melalui doa dan shalat istikharah. Seyogyanya ritual ibadah dan ubudiyah yang sangat urgen pemberian dari langit (Allah Swt).

“Saya juga meminta keridhaan dari kedua orang tua. Saya memohonkan restu mereka apabila pilihan memang ke negeri Erdogan, Turki merupakan jalan dan pilihan yang terbaik, maka Allah Swt yang mudahkan segala urusan,” kenang Suci kala itu.

Tetiba di Turki, Suci sempat hampir ingin berhenti untuk meninggalkan jurusan yang telah dijalani meskipun tidak diminati dan dinikmati kala itu. Alasannya adalah berbagai faktor yg membuatnya tidak sanggup untuk menjalaninya. Namun karena dalam hati kecilnya, Suci teringat akan pengorbanan kedua orang tua. So, dia pun bertahan dan masih melanjutkan program beasiswanya.

Suci mendapat jurusan sama sekali tidak diminati dan dinikmati. Sebab jurusan yang ditempuh adalah pilihan terakhirnya. Tapi orang tuanya berpesan, jika memang jurusan itu adalah jalan terbaik buatnya, Insyaallah, Allah Swt akan membimbing Suci dan mempermudah keberangkatannya.

Suci berpesan kepada sahabat semua yang berada di nanggroe. “Bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan di luar negeri, baik dengan full beasiswa ataupun mandiri, silahkan perbaiki niat terlebih dahulu. Pilihlah jurusan sesuai kemampuan. Yang penting perbanyak doa. Jangan putus asa saat jatuh dan tetap tegar dalam berikhtiar,” kata Suci gadis Labuhan Haji.

“Terus bangkit dan bangun mindset yang positif walaupun jatuh berkali-kali. Sebab usaha yang kita tekuni dengan sungguh-sungguh tidak pernah mengkhianati hasil. Satu lagi pesan dari saya adalah berharaplah kepada Allah Swt dan jangan pernah berharap kepada makhlukNya (Manusia). Libatkanlah selalu Allah Swt dalam setiap sendi kehidupan dan segala urusan kita,” Suci memberikan semangat kepada peserta.

Sementara Erma Suryani, Awardee LPDP 2015, S2 Universitas Gajah Mada memaparkan tentang tujuan lanjut studinya adalah ingin meningkatkan kapasasitas keilmuwan yang dimiliki, yaitu di bidang Matematika, khususnya Statistika.

“Tujuan mendapatkan beasiswa kala itu agar dapat membantu meringankan beban biaya studi lanjutan yang sudah saya niatkan dan targetkan sebelumnya. Insyaallah program beasiswa LPDP memang dapat membantu para mahasiswa dalam mewujudkan cita-cita dan impiannya dari kalangan apapun,” ujar Erma Meukek kelahiran Sawang.

Erma S. menambahkan, “Kenapa memilih LPDP adalah dukungan finansial terbaik bagi seseorang yang ingin melanjutkan studi, S2 maupun S3. Biaya yang diberikan LPDP juga bersifat transparan. LPDP juga memberikan pelayanan yang cukup baik,” katanya sembari memberi tahu keuntungan bergabung di LPDP.

Erma S. juga mengenang pengalaman rumit dan romantika pahit tatkala mendapatkan beasiswa saat itu. Dia merasakan tatkala pemberkasan yang tak kunjung usai.

“Padahal kalau kita mau merenung dan menilik kenapa kesulitan itu ada. Mungkin karena Allah ingin menguji, melihat kegigihan/keuletan, dan ikhtiar kita,” imbuh Erma S. dengan menyemangati diri.

Pengalaman elok Erma ketika mendapatkan beasiswa adalah ketika Erma sebagai calon awardee yang dapat menyelesaikan semua persyaratan yang dimiliki dengan baik dan lulus administrasi.

“Padahal pada saat itu, saya sedang dirundung ambigu karena submit di ujung deadline. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Apabila Allah Swt sudah menakdirkannya untuk kita.

Previous Post

Bupati Aceh Barat Hibah Dua Aset Tanah untuk Kemenag Aceh Barat

Next Post

Viral Video Pria Potong Rambut Perempuan di Ulee Glee

Next Post
Viral Video Pria Potong Rambut Perempuan di Ulee Glee

Viral Video Pria Potong Rambut Perempuan di Ulee Glee

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

15/12/2025
Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

15/12/2025
Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

15/12/2025
Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

15/12/2025
Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

15/12/2025

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Drama Air Mata dan Inkonsisten Kebijakan di Aceh

13/12/2025

Krak, Aceh Surati 2 Lembaga PBB Minta Bantuan Usai Banjir

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

PP Muhammadiyah Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

Listrik Belum Juga Menyala, DPRK Aceh Utara Desak Menteri BUMN Copot Dirut PLN

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com