Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Pendiri RUMAN Aceh Terima Buku dari Prof. Eka Srimulyani

Admin1 by Admin1
03/07/2020
in Kampus
0

Banda Aceh – Pendiri Lembaga Pendidikan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh menerima sumbangan buku “Berjuang untuk Seimbang” karya Prof. Eka Srimulyani, Ph.D., guru besar UIN Ar-Raniry.

Buku itu diterima langsung oleh Pendiri RUMAN Aceh, Ahmad Arif dari Prof. Eka di ruang pustaka yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh pada Jumat 3 Juli 2020.

Arif menuturkan, sejak bulan lalu, Prof. Eka telah lama mengungkap niatnya menyumbangkan karya terbarunya kepada RUMAN Aceh yang diluncurkan secara virtual pada Sabtu 27 Juli 2020.

“Prof. Eka mengungkapkan niatnya tersebut sejak sebulan lalu, saat bukunya nan bernas itu masih dalam proses cetak oleh Bandar Publishing. Alhamdulillah, terima kasih banyak buat Bu Eka. Insya Allah sangat bermanfaat bagi pembacanya,” ujar Arif.

Prof. Eka, imbuh Arif, hampir 1 jam berada di RUMAN Aceh. Mereka sempat mendiskusikan beberapa poin penting dari isi buku bergenre motivasi itu sembari menikmati teh panas dan beberapa potong kue.

“Realita dan fakta institusi keluarga di Aceh menjadi sorotan utama diskusi kita, di samping beberapa hal terkait pendidikan dan sosial. Bahwa, institusi keluarga di Aceh saat ini sedang berada pada kondisi tidak baik-baik saja,” imbuh Arif.

Pada saat yang sama, Prof. Eka mengatakan bahwa buku pertamanya berbahasa Indonesia ini bukanlah biografi atau otobiografi. Melainkan, catatan sederhananya dalam berjuang mewujudkan keseimbangan nilai antara keluarga dan kerja.

“Masyarakat kita cenderung mendikotomi. Jika perempuan bekerja, berarti keluarga dikalahkan. Sebaliknya juga begitu. Nah, kami berusaha menyimbangkannya. Bahwa, perempuan bisa sukses di rumah dan di kantor,” ujar ibu 2 anak ini yang menjadi guru besar pada usia 37 tahun.

Bukunya itu, ujar Prof. Eka melanjutkan, berusaha menghadirkan potret perempuan yang berpendidikan tinggi, sukses di dunia akademik, terlibat dalam gerakan sosial, pegiat pemberdayaan masyarakat dan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Bagi Prof. Eka, hal tersebut bukanlah suatu yang mustahil, walaupun juga bukan suatu yang mudah. Dia berharap, semakin banyak yang berupaya menyeimbangkan nilai keluarga dan kerja. Agar keturunan menjadi bahagia dan keharmonian lembaga keluarga bukan suatu utopia.

“Buat Ruman Aceh, teruslah berbuat dan menjadi bermanfaat,” kata mantan Dekan Psikologi UIN Ar-Raniry ini tersenyum.

Previous Post

SMAIT Al-Arabiyah Gelar Workshop Kurikulum Tahun Ajaran Baru

Next Post

Kemenag Aceh Barat Santuni Fakir Miskin

Next Post

Kemenag Aceh Barat Santuni Fakir Miskin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cabang Lomba Baca Puisi FLS3N, Siswi SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi

Cabang Lomba Baca Puisi FLS3N, Siswi SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi

08/05/2026
Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Enam Sekolah di Nagan Raya

08/05/2026
Bupati Aceh Barat Lepas Jamaah Calon Haji Kloter III di Asrama Haji Aceh

Bupati Aceh Barat Lepas Jamaah Calon Haji Kloter III di Asrama Haji Aceh

08/05/2026
Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jalan Iskandar Muda Ulee Lheue

Satpol PP-WH Banda Aceh Tertibkan PKL di Jalan Iskandar Muda Ulee Lheue

08/05/2026
Pemkab Aceh Besar Terima 82 Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry

Pemkab Aceh Besar Terima 82 Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry

08/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Cara Safar dan Tarmizi ‘Mendidik’ Mualem Pimpin Aceh

08/05/2026

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com