
Gayo Lurs-Lesten, Minggu 12 Juli 2020 perkiraan pukul 02.00 WIB Desa Lesten diguyur hujan deras yang mengakibatkan robohnya Jembatan Bailey Desa Lesten.
Guyuran hujan deras akir-akir ini tersebut tidak hanya menghantam Jembatan tetapi juga memporak porandakan area pertanian jagung milik warga yang ada di Desa Lesten, kebun warga yang berada disepanjang aliran sungai bisa dipastikan jika tidak ada bantuan dari pemerintah, warga lesten akan mengalami gagal panen akibat luapan air yang terhalang oleh jembatan yang roboh tersebut.
Ahmad,selaku kepala kampung lesten mengatakan, Masyarakat lesten merasa resah akibat robohnya jembatan ini karena Desa Lesten akan mejelang panen raya Jagung yang hasilnya diperkirakan mencapai ratusan ton yang lokasinya berada diseberang aliran sungai, “ujar Ahmad” Kepala Desa Lesten.
“Kepala Desa Lesten,Ahmad. menambahkan agar pemerintah segera merespon terkait robohnya jembatan ini karena panen raya Jagung di Desa Lesten sangat bergantung pada keberadaan jembatan yang digunakan warga untuk melintasi aliran sungai tersebut”kisahnya.
Muhammad Isa, S.IP. selaku tokoh muda gayo lues yang tergabung dalam forum Suaka mendesak pemerintah kabupaten gayo lues dan provinsi segera membantu masyarakat kampung lesten, kecamatan pining,kabupaten gayo lues. apalagi jembatan ini satu-satunya jembatan penghubung ke lokasi perkebunan warga,Jembatan Bailey juga merupakan jembatan yang di bangun di Desa Lesten Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues.
Jembatan ini juga merupakan jembatan penghubung antara Desa Lesten – Pulo Tige,Kabupaten Aceh Tamiang.
“isa menambahkan,harus ada perhatian khusus dari pemerintah provinsi dan kabupaten bagi warga pedalaman yang ada di kampung leaten, kecamatan Pining,kabupaten gayo lues”Pintanya.











