Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Ma’ruf Akui Produktivitas Tenaga Kerja RI Kalah dari Malaysia

Admin1 by Admin1
22/07/2020
in Nasional
0
Ma’ruf Amin: Pemerintah Minta Maaf Akui Sulit Hadapi Corona

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengakui pandemi virus corona sulit dihadapi, pemerintah pun meminta maaf bahaya ini belum hilang. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui bahwa produktivitas tenaga kerja Indonesia bukan yang terbaik di lingkup negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN). Masih kalau jauh dibanding Malaysia dan Singapura.
Hal itu ia katakan mengacu data yang dikeluarkan oleh Asian Productivity Organization (APO) pada tahun 2019.

“Salah satu kriteria SDM unggul adalah tingkat produktifitas. Sayangnya, ketika berbicara produktivitas tenaga kerja kita bukan yang terbaik di ASEAN,” kata Ma’ruf saat memberikan sambutan saat wisuda Universitas Terbuka secara daring, Selasa (21/7).

Ma’ruf lantas merinci APO Productivity Data Book Tahun 2019 menunjukkan posisi produktivitas per pekerja Indonesia berada pada peringkat 5 dari 10 negara di ASEAN.

Produktivitas pekerja Indonesia hanya seperlima dari negara Singapura atau berkisar di angka USD$26.000. Singapura sendiri berada di peringkat pertama dengan produktivitas per pekerja sebesar 142.300 USD.

“Bahkan kita juga masih terpaut jauh dari Malaysia dengan produktivitas per pekerja sebesar 60.000 USD,” kata Ma’ruf.

Melihat data tersebut, Ma’ruf menegaskan upaya meningkatkan kapasitas SDM untuk berkompetisi di level global masih harus dipacu oleh pemerintah.

Ma’ruf turut mengungkapkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2019 menunjukkan hanya sekitar 12,27 juta dari 126,57 juta atau hanya 9,7 persen penduduk Indonesia berkesempatan menikmati pendidikan tinggi dan merupakan lulusan universitas.

Untuk itu, Ma’ruf meminta agar lembaga pendidikan tinggi memiliki kewajiban untuk menyediakan akses pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat miskin.

“Hal ini juga sesuai dengan road map pemerintah dalam menyediakan pendidikan tinggi dalam skala tidak terbatas dan biaya yang terjangkau bagi masyarakat,” kata dia.

Selain itu, Ma’ruf turut menyampaikan kualitas pendidikan juga penting untuk ditingkatkan. Di antaranya dengan mengembangkan kemampuan teknis (hard skills) dan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan interpersonal (soft skills).

Ia pun berharap melalui kemampuan soft skills tersebut para lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi di tengah masyarakat, memiliki kemampuan mengembangkan jejaring dan kemampuan melakukan koordinasi.

“Kombinasi pendidikan hard skills dan soft skills yang baik diharapkan dapat tercipta lulusan yang memiliki keterampilan teknis humanis dan mampu menghadapi perubahan sosial,” kata Ma’ruf.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: indonesiamalaysia
Previous Post

Hari Ini, DPR Aceh Gelar Paripurna Pembentukan Tiga Pansus dan Pembatalan Multiyear

Next Post

Survei: Elektabilitas Ganjar Salip Anies dan Prabowo

Next Post

Survei: Elektabilitas Ganjar Salip Anies dan Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com