Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Latihan Militer di LCS Usai Lawatan Menkes AS ke Taiwan

Admin1 by Admin1
17/08/2020
in Internasional
0
China Latihan Militer di LCS Usai Lawatan Menkes AS ke Taiwan

Ilustrasi. Kapal perang China gelar latihan militer di LCS untuk memberikan peringatan untuk Taiwan. (AFP/MARK SCHIEFELBEIN)

Jakarta – Garnisun Tentara Pembebasan Rakyat di Hong Kong merilis rekaman latihan tembakan langsung kapal perang China yang berbasis di Hong Kong, Huizhou, di Laut China Selatan, pada Minggu (16/8) waktu setempat.
Rekaman latihan ini dirilis sehari setelah kapal induk milik angkatan laut Amerika Serikat, USS Ronald Reagan, melakukan latihan militer di Laut China Selatan.

Rekaman itu memuat gambar kapal perang Huizhou menembakkan meriam dan torpedo. Gambar itu juga memperlihatkan personel militer yang tengah melakukan operasi anti-pembajakan dan anti-terorisme.

Dikutip dari South China Morning Post, garnisun Hong Kong mengatakan, Huizhou merupakan satu dari dua kapal perang berbasis di Hong Kong yang berukuran kecil, terutama digunakan untuk tujuan pertahanan di wilayah pesisir. Selain torpedo, kapal perang ini juga memiliki senjata rudal.

Pakar militer yang berbasis di Beijing, Zhou Chenming mengatakan, latihan ini adalah tindakan simbolis sebagai peringatan bagi pasukan di Taiwan yang ingin merdeka dari China. Belakangan, Taiwan terlihat semakin rapat dengan Amerika Serikat (AS).

AS sendiri diketahui memiliki prioritas untuk mengendalikan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen yang cenderung menginginkan kemerdekaan dari China. Hal ini membuat China kesal.

“Berdasarkan senjata-senjata konvensional yang digunakan dalam latihan ini, cukup jelas bahwa China telah berusaha keras untuk tidak memprovokasi AS,” kata Zhou. Pasalnya, lanjut dia, tak ada uji coba rudal dalam latihan tersebut.

Zhou menuturkan, latihan itu tidak berintensitas tinggi. Latihan penembakan menggunakan torpedo, menurutnya, mengindikasikan bahwa fokus utamanya adalah pertahanan.

Pekan lalu, China telah mengumumkan bahwa mereka akan latihan tembak-menembak di dekat Taiwan, sehari setelah Presiden Tsai menyebut hubungan AS dan Taiwan memiliki sejarah yang tinggi.

Washington dan Taipei, sebagai ibu kota masing-masing negara juga semakin dekat satu sama lain dalam beberapa tahun terakhir di tengah hubungan yang memburuk dengan Beijing.

Pekan lalu, Menteri Kesehatan AS Alex Azar juga baru saja mengunjungi Taiwan. Kunjungan ini merupakan kunjungan tertinggi oleh seorang pejabat AS, sejak Washington secara resmi mengalihkan pengakuan diplomatik ke Beijing pada 1979.

Pemerintah China menilai Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan harus disatukan kembali, sekalipun itu harus dilakukan dengan cara kekerasan.

Zhou mengatakan, keterlibatan kapal perang berbasis di Hong Kong dalam latihan tersebut memiliki nilai simbolis tambahan setelah pemberlakuan UU Keamanan Nasional yang sempat kontroversial.

“Tapi seharusnya kapal perang Huizhou tidak boleh terlalu terlibat dalam pelatihan,” ucapnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ramai-ramai Tolak Keputusan Nadiem Buka Sekolah saat Pandemi

Next Post

PDI Perjuangan Aceh Gelar Upacara HUT ke 75 RI

Next Post
PDI Perjuangan Aceh Gelar Upacara HUT ke 75 RI

PDI Perjuangan Aceh Gelar Upacara HUT ke 75 RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

23/10/2026
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

23/10/2026
FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

22/10/2026
Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

22/10/2026
Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com