Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Ramai-ramai Tolak Keputusan Nadiem Buka Sekolah saat Pandemi

Admin1 by Admin1
17/08/2020
in Nasional
0
Bikin Iri, Orangtua yang Miliki Banyak Anak di Sabang Untung Gede

Ilustrasi

Jakarta – Sejumlah pihak dan pegiat pendidikan menolak keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam membuka kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah di tengah masa pandemi Covid-19. Keputusan tersebut dinilai tak memiliki dasar yang tepat.

“Kami meminta Nadiem untuk membatalkan keputusan membuat kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah dalam rangka memberi perlindungan penuh pada hak kesehatan siswa dan tenaga pendidikan lainnya,” ujar Inisiator Koalisi Warga Lapor Covid-19, Irma Hidayana, dalam konferensi pers virtual, Senin (17/8).

Pernyataan sikap penolakan pembukaan sekolah di tengah pandemi ini ditandatangani oleh sejumlah lembaga seperti Federasi Guru Independen Indonesian, Federasi Serikat Guru Indonesia, Koalisi Guru Banten, LaporCovid19, YLBHI, Lokataru, Hakasasi.id, Transparansi Internasional Indonesia, serta Visi Integritas.

Alih-alih melancarkan proses belajar anak, pembukaan sekolah dinilai Irma bisa menjadi arena transmisi virus corona penyebab Covid-19.

Irma juga mengkritisi alasan kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dijadikan pertimbangan untuk kembali membuka aktivitas sekolah. “Ini sangat tidak pantas. Tidak mungkin kendala PJJ ditukar dengan kesehatan bahkan nyawa siswa dan tenaga pendidikan,” kata dia.

Alih-alih membuka kembali aktivitas sekolah, lanjut Irma, seharusnya pemerintah mencari solusi untuk menyelesaikan sejumlah kendala tersebut. Akses internet yang terbatas menjadi salah satu kendala yang paling banyak dialami masyarakat.

“Kalau ada kendala PJJ seperti internet, kebosanan orang tua, itu harusnya dicari solusi yang menyelesaikan masalah. Bukannya mempertaruhkan kesehatan anak sendiri,” tegas Irma.

Dalam pelaksanaannya, Mendikbud Nadiem menyerahkan kebijakan pembukaan sekolah kepada masing-masing pemerintah daerah. Dalam hal ini, Pengurus Persatuan Keluarga Besar Tamansiswa (PKBTS) Yogyakarta, Darmaningtyas menilai Nadiem gagap dengan melempar tanggung jawabnya kepada pemerintah daerah.

“Dia [Nadiem] malah memberi kebebasan untuk membuka sekolah ke kebijakan pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua. Itu justru menunjukkan bahwa dia lempar tanggung jawab. Supaya dibilang berpihak pada anak-anak, tapi sebenarnya melepas tanggung jawab,” ujar Darmaningtyas, dalam kesempatan yang sama.

Senada, Ikatan Dokter Indonesia tidak menganjurkan pembukaan sekolah untuk saat ini. Ketua IDAI, Aman Pulungan mengingatkan, kasus positif dan kematian akibat Covid-19 pada anak di Indonesia masih berisiko tinggi.

“Enggak bisa [pembukaan sekolah] pakai zonasi, karena tes [Covid-19] di Indonesia belum cukup. Dan, kalau ada yang tertular itu capek yang tracing. Proses ini seperti benang kusut kalau sudah ada yang positif,” jelas Aman pada kesempatan yang sama.

Untuk membuka sekolah, lanjut Aman, seharusnya pemerintah lebih dulu memastikan apakah wabah yang melanda sudah terkendali dengan baik. Selain itu, kemampuan sistem kesehatan untuk menangani wabah juga seharusnya dijadikan pertimbangan.

“Dalam hati kecil saya, sampai ajaran penuh pada 2021, sekolah belum bisa dibuka,” kata Aman.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: nadiemSekolah
Previous Post

BI Cetak 75 Juta Lembar Uang Pecahan Baru Rp75 Ribu

Next Post

China Latihan Militer di LCS Usai Lawatan Menkes AS ke Taiwan

Next Post
China Latihan Militer di LCS Usai Lawatan Menkes AS ke Taiwan

China Latihan Militer di LCS Usai Lawatan Menkes AS ke Taiwan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

07/09/2026
Tim Siswa SMKN 1 Labuhanhaji Raih Juara Satu di Ajang Turnamen Futsal

Tim Siswa SMKN 1 Labuhanhaji Raih Juara Satu di Ajang Turnamen Futsal

07/09/2026
HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

07/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Ramai-ramai Tolak Keputusan Nadiem Buka Sekolah saat Pandemi

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com