Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 50 Ribu

Admin1 by Admin1
18/08/2020
in Internasional
0
Ingatkan Warga, Polisi India Pakai Helm Berbentuk Virus Corona

Jakarta – Pemerintah India, pada Senin (17/8), mengumumkan kasus kematian akibat Covid-19 di negara tersebut telah melewati 50 ribu, dengan kawasan pedesaan dan kota kecil yang lemah dalam sistem kesehatan menjadi daerah terdampak paling parah.

Sejumlah pakar menyebut angka kasus Covid-19 sesungguhnya di India bisa jauh lebih tinggi dibanding yang dilaporkan karena pengujian yang rendah. Selain itu, kasus kematian juga kerap tidak dicatat dengan baik di negara dengan jumlah penduduk 1,3 miliar tersebut.

India pada pekan lalu telah menjadi negara keempat dengan kasus kematian Covid-19 tertinggi di dunia, melewati Inggris yang sebelumnya menempati peringkat tersebut setelah Amerika Serikat, Brasil, dan Meksiko.

Menurut data Kementerian Kesehatan India, angka kematian Covid-19 di negara tersebut telah mencapai 50.921, per Senin (17/8).

Sementara itu, dengan sejumlah megacity terbesar di dunia dan pemukiman kumuh yang banyak, India kini telah menjadi negara dengan kasus infeksi Covid-19 ketiga terbesar di dunia, di bawah Amerika Serikat dan Brasil, dengan 2,65 juta kasus.

Meski angka kematian terus bertambah, Kementerian Kesehatan India mengatakan pada Minggu (16/8) bahwa rasio kematian kasus Covid-19 di negara itu “salah satu yang terendah di dunia” karena sebesar 1,92 persen.

“Pelaksanaan pengujian agresif yang sukses, pelacakan secara komprehensif, dan perawatan yang efisien melalui sejumlah besar tindakan telah berkontribusi pada tingkat pemulihan yang tinggi,” kata Kemenkes India.

Menurut Worldometer, Amerika Serikat dengan kasus kematian sebesar 170 ribu memiliki persentase kematian 3,11 persen. Sementara itu, Brasil dengan 110 ribu kasus kematian, memiliki rasio 3,22 persen.

“AS melewati 50 ribu dalam 23 hari, Brasil dalam 95 hari, dan Meksiko dalam 141 hari. India melewati angka itu dalam 156 hari,” kata Kemenkes India.

Pihak Kemenkes India menyebut kematian itu sendiri bisa dipengaruhi oleh sejumlah alasan, seperti populasi yang didominasi anak muda, iklim, dan paparan patogen penyebab tuberkulosis yang lebih besar dibanding tempat lain.

Namun para ahli menyebut rasio pengujian Covid-19 di India per sejuta orang adalah jauh di bawah negara lainnya. Selain itu, terlalu sedikit kematian yang dicatat dengan benar, bahkan kala normal tanpa pandemi.

“Sejumlah studi telah mengindikasikan hal tersebut, hanya satu dari empat kematian yang dicatat dan penyebabnya diketahui,” kata Lalit Kant, mantan kepala epidemiologis dan penyakit di Komite Penelitian Medis India, kepada AFP.

Sebagai tambahan, banyak dari pengujian yang dilakukan tersebut merupakan rapid tes yang kerap menghasilkan hasil yang bias. Media lokal menyebut hasil dari pengujian itu bisa mencapai 30 persen dari total kasus yang dilaporkan.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: Coronaindia
Previous Post

Iran Disebut Bayar Taliban untuk Serang AS di Afghanistan

Next Post

Pimpinan Tentara OPM Ditembak Mati di Mimika Papua

Next Post
Pimpinan Tentara OPM Ditembak Mati di Mimika Papua

Pimpinan Tentara OPM Ditembak Mati di Mimika Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

05/08/2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

05/08/2026
Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

05/08/2026
Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026

Terpopuler

Ingatkan Warga, Polisi India Pakai Helm Berbentuk Virus Corona

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di India Tembus 50 Ribu

18/08/2020

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com