Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Swiss Terperosok Jurang Resesi usai Ekonomi Anjlok 8,2 Persen

Admin1 by Admin1
28/08/2020
in Ekonomi
0

Jakarta – Swiss jatuh ke jurang resesi setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi terkontraksi 8,2 persen pada kuartal II 2020. Sebelumnya, ekonomi Swiss sudah minus 2,5 persen pada kuartal I 2020.

“Pada kuartal kedua, PDB (Produk Domestk Bruto) Swiss mengalami penurunan terbesar sejak pencatatan data kuartalan dimulai pada 1980,” ungkap Sekretariat Negara Bidang Perekonomian (SECO) Swiss, dikutip dari AFP pada Kamis (27/8).

Resesi sendiri merupakan kondisi ketika suatu negara mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berrturut-turut. Hal ini sebelumnya juga sudah dirasakan oleh beberapa negara lain di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

SECO menyatakan penurunan ekonomi Swiss tak lepas dari dampak pandemi corona. Saat ini, setidaknya ada 40 ribu kasus positif virus corona dengan 1.700 kasus kematian di negara yang terkenal dengan Pegunungan Alpen itu.

Pandemi corona membuat pertumbuhan industri manufaktur turun 9 persen. Menurut SECO, penurunan seharusnya bisa lebih besar bila tidak ada topangan dari pertumbuhan industri farmasi yang justru meningkat di tengah pandemi.

Kemudian, ekspor barang tercatat turun 9,4 persen. Barang-barang ini tidak termasuk logam mulia dan barang berharga lainnya yang juga meningkat di tengah pandemi.

Sementara impor turun 14,3 persen. Lalu, pertumbuhan sektor jasa anjlok lebih dari 54 persen. Khususnya penyedia layanan akomodasi, makanan, hingga pariwisata. Konsumsi masyarakat turun sekitar 8,6 persen.

Sebelumnya, beberapa negara sudah berada di jurang resesi, seperti Singapura, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan para negara-negara di kawasan Eropa, seperti Jerman dan Italia. Indonesia sendiri belum masuk ke jurang resesi, namun ancaman itu ada.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan Indonesia mungkin saja mengalami resesi karena perekonomian diperkirakan berada di kisaran 0 persen sampai minus 2 persen pada kuartal III 2020. Sebelumnya, ekonomi Indonesia sudah terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II.

Ia mengatakan proyeksi negatif muncul karena pemerintah melihat aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha yang mulai pulih sejak Juni 2020 rupanya belum cukup kuat untuk berlanjut di kuartal III.

Ia bilang ada beberapa sektor usaha yang sudah berbalik positif, namun tidak sedikit yang justru kembali negatif seperti masa pertengahan pandemi virus corona atau covid-19 mewabah di dalam negeri.

“Kami melihat di kuartal III, down side-nya ternyata tetap menunjukkan suatu risiko yang nyata, jadi untuk kuartal III kita outlook-nya antara 0 persen hingga negatif 2 persen,” ujar Ani, sapaan akrabnya.

Untuk keseluruhan tahun ini, Ani memperkirakan ekonomi Tanah Air akan berada di kisaran minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: resesi ekonomiswiss
Previous Post

AS Sanksi 24 Perusahaan China atas Aktivitas Militer di LCS

Next Post

PAN Reformasi Jadi Nama Terkuat untuk Parpol Baru Amien Rais

Next Post

PAN Reformasi Jadi Nama Terkuat untuk Parpol Baru Amien Rais

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

Lantik 31 Keuchik Resmi Dilantik, Bupati Pidie Jaya: Tinggalkan Politik, Utamakan Pelayanan Rakyat

13/07/2026
KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

Aktivis HAM Aceh Desak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Temui Presiden Prabowo Terkait Pemulihan Korban

13/07/2026
Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Akan Segera Kami Bahas

13/07/2026
UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

UIN Ar-Raniry Tambah Enam Guru Besar, Total Profesor Kini 66 Orang

13/07/2026
PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

PW ISNU Aceh Luncurkan Pojok Baca Perdana di SMAN 1 Kuala

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com