Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bupati Rocky: Saya Marah Bila Pembangunan Jalan MYC Gagal

Admin1 by Admin1
13/09/2020
in Lintas Timur
0
Bupati Rocky: Saya Marah Bila Pembangunan Jalan MYC Gagal
PEUREULAK – Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib, menyebutkan pembangunan jalan lintas Peureulak Lokop di Aceh Timur ke Gayo Lues dengan mekanisme Multi Years Contrac (MYC) harus segera terealisasi. Hal itu menjadi tanggung jawab bersama demi kedaulatan rakyat.
Kalau pembangunannya digagalkan saya paling marah. Lihat Lampung dan Palembang, mereka maju pesat karena infrastrukturnya, katanya saat mendampingi Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meninjau ruas jalan Puereulak- Lokop- Blang Kejeren, di Gampong Besar, Kecamatan Peureulak Barat, Sabtu, (12/11).
“Daerah lain lebih cepat maju dengan adanya infrastruktur. Kenapa kita terlambat, ya karena pembangunan yang selalu terhambat,” kata Rocky. Ia menegaskan ia tidak berbicara atas nama partai A, ataupun partai B. “Tolonglah demi kedaulatan rakyat.”
Rocky menyebutkan jika pembangunan dihambat, maka yang dirugikan adalah rakyat. Apalagi visi-misi pemerintahan baik di tingkat provinsi maupun daerah sama yaitu tujuannya tetap ke rakyat.
“Saya selaku kepala daerah di Aceh Timur, saya butuh pembangunan, kenapa? Karena butuh agar ekonomi masyarakat lebih cepat. Apalagi lagi pandemi, sangat butuh ekonomi,”kata Rocky.
Rocky menyebutkan, ada lima kecamatan di pedalaman Aceh Timur yang akan dilalui jalan tersebut, yaitu, Peureulak Barat, Rantau Peureulak, Serba Jadi, Peunaron dan Simpang Jernih. Ia mengatakan, mobilitas penduduk dan barang di pedalaman Aceh Timur itu, menuju jalan lintas nasional akan lebih mudah dan cepat saat jalan tersebut selesai dibangun. Sehingga aktivitas ekonomi pun akan lebih berkembang.
“Masyarakat di pedalaman Aceh Timur, apalagi masyarakat di Gayo Lues jauh sekali lebih dekat ke Medan bila menempuh jalur ini. Mereka menurunkan serai wangi, padi. Hari ini mereka harus keliling. Jika jalan ini selesai dibangun mereka bisa lebih menghemat waktu 5 jam,”kata Rocky.
Bukan hanya itu, Bupati Rocky juga mendukung penuh upaya pemerintah menyambungkan konektivitas Aceh ke Lampung lewat pembangunan jalan tol.
“Kalau ini Tol Lhokseumawe bisa tembus Jakarta, saya besok ikannya langsung (kirim) Jakarta. Dua hari ke Jakarta, kita bisa kaya. Kaya dengan hasil alam,” kata Rocky.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyatakan, anggaran paling besar dari pembangunan 14 ruas jalan pedalaman Aceh, berada di Aceh Timur. Yaitu untuk pembangunan ruas Peureulak- Lokop- Blang Kejeren.
Nova mengatakan, pembangunan sejumlah ruas jalan di pedalaman Aceh akan menyambungkan konektivitas antar kabupaten dan jalan tersebut juga terhubung langsung dengan jalan lintas nasional.
“Seperti kata pak bupati, dengan adanya jalan ini mobilitas komoditas pertanian bisa lebih dihemat selama lima jam, biayanya pun akan lebih murah. Dan yang untung adalah petani,”kata Nova.
Jalan Peureulak- Lokop merupakan jalan penghubung Aceh Timur ke Ibu Kota Blang Kejeren di Gayo Lues dengan jarak tempuh 112 kilometer. Pembangunan diperkirakan akan dilakukan pada akhir tahun ini dan selesai akhir 2022 dengan anggaran senilai Rp.650 miliar.
Previous Post

Plt Gubernur Panen Perdana Ubi Tanah di Aceh Timur

Next Post

Wali Kota Tandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS APBK-P 2020 dengan DPRK

Next Post
Wali Kota Tandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS APBK-P 2020 dengan DPRK

Wali Kota Tandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS APBK-P 2020 dengan DPRK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lebih 1.000 Atlet Ikuti Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh

Lebih 1.000 Atlet Ikuti Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh

26/09/2026
DKP Simeulue Ajak Masyarakat Jaga Laut dengan Hukum Adat

DKP Simeulue Ajak Masyarakat Jaga Laut dengan Hukum Adat

26/09/2026
Dinkes Aceh Selatan Akan Periksa Dugaan Cacing dalam Menu MBG di SMAN 1 Tapaktuan

Dinkes Aceh Selatan Akan Periksa Dugaan Cacing dalam Menu MBG di SMAN 1 Tapaktuan

26/09/2026
Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

Pria di Banda Aceh Ditangkap Usai Bawa Kabur Sepeda Motor Milik Prajurit TNI

26/09/2026
Banjir Bandang Terjang 3 Desa di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Lumpuh Total

Banjir Bandang Terjang 3 Desa di Aceh Tenggara, Jalan Nasional Lumpuh Total

26/09/2026

Terpopuler

Bupati Rocky: Saya Marah Bila Pembangunan Jalan MYC Gagal

Bupati Rocky: Saya Marah Bila Pembangunan Jalan MYC Gagal

13/09/2020

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

FPMI Aceh Gelar Bimtek Madrasah Inklusif

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com