Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut Akui Indonesia Masuk Masa Kritis Penanganan Virus Covid-19

Admin1 by Admin1
19/09/2020
in Nasional
0

Jakarta – Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia sedang memasuki masa krisis atau critical time penyebaran virus Corona.

Masa krisis diperkirakan berlangsung dua hingga tiga bulan mendatang sampai imunisasi vaksin terealisasi.

“Kami harapkan pada Desember ke depan pemerintah sudah menyiapkan injeksi (vaksin) di tempat-tempat yang diprioritaskan, terutama (pekerja) bidang kesehatan. Dengan demikian, (pandemi) akan mulai terkendali,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Jumat petang, 18 September 2020.

Luhut mengakui terjadi tren kenaikan kasus positif corona secara nasional pada September bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sepanjang bulan ini, sekitar 3.000 kasus bertambah setiap hari sehingga jumlah total pasien positif corona di Indonesia tembus di atas 200 ribu.

Lonjakan kasus Corona terjadi lantaran pemerintah telah membuka berbagai kegiatan ekonomi yang kemudian mendorong munculnya ketidaksiplinan di pelbagai pihak.

Akibatnya, kendati jumlah pasien sembuh terus naik, angka kematian dan infeksi juga melonjak. Menurut Luhut, krisis akan terlewati seumpama vaksin telah diproduksi dan diimunisasi ke masyarakat.

Sambil menunggu masa krisis terlewati, Luhut mengatakan perlu upaya ekstra untuk mencegah penyebaran wabah yang lebih luas. “Harus kompak dan jangan saling menyalahkan. Kami akan selesaikan (pandemi) dengan baik dan mengupayakan jangan sampai terjadi outbreak,” ucap Luhut.

Luhut menjelaskan upaya untuk mencegah penularan Covid-19 dilakukan dengan penyediaan pusat-pusat karantina di delapan daerah dengan angka kasus tertinggi.

Delapan daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, dan Sumatera Utara.

Dia juga meminta pemerintah daerah melakukan upaya preventif di perkantoran dengan mengecek sirkulasi udara. Menurut Luhut, sirkulasi udara perkantoran bisa menjadi sumber masalah bagi penularan virus.

Luhut juga mengupayakan perbaikan tata-kelola rumah sakit, penataan manajemen intensive care unit atau ICU, pelatihan sumber daya manusia, dan penyediaan obat serta peralatan untuk pasien.

Luhut menyebut akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak rumah sakit rujukan pasien corona di delapan provinsi.

Pihaknya pun telah melakukan sinkronisasi data dengan pemerintah-pemerintah daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu mengaku telah berbicara dengan gubernur setempat, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Kementerian Kesehatan untuk menyisir adanya selisih jumlah pasien.

Dengan upaya itu, Luhut memastikan saat ini hampir tidak ada lagi perbedaan angka. Selanjutnya, ia menyatakan pemerintah akan terus menggencarkan pengetesan dan penelusuran terhadap masyarakat yang terindikasi terpapar virus corona.

Dalam dua pekan, Luhut menargetkan adanya perkembangan yang cukup baik untuk penanganan Covid-19. Target itu termasuk penurunan penambahan kasus harian, peningkatan recovery rate, dan penurunan mortality rate.

Sumber: Tempo

Previous Post

Pemko Banda Aceh Dukung Penuh 5000 Swab Massal

Next Post

Polisi Sebut Semua Daerah di Maluku Rawan Konflik Pilkada

Next Post
Polisi Sebut Semua Daerah di Maluku Rawan Konflik Pilkada

Polisi Sebut Semua Daerah di Maluku Rawan Konflik Pilkada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Luhut Akui Indonesia Masuk Masa Kritis Penanganan Virus Covid-19

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com