Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

Admin1 by Admin1
22/09/2020
in Nasional
0

TASIKMALAYA – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat terdapat satu klaster keluarga pengusaha ternama asli daerah yang diketahui terpapar Covid-19 sepulang rekreasi dari Aceh dan Pulau Sumatera.

Kepala keluarga dan satu anaknya meninggal dunia dengan hasil swab terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, kejadian bermula saat rombongan berjumlah puluhan orang keluarga pengusaha tersebut rekreasi memakai bus ke Pulau Sumatera sampai Aceh selama hampir sebulan.

BaSetibanya kembali di Kota Tasikmalaya, kepala keluarga mengeluhkan sakit dengan ciri-ciri Covid-19. Ia kemudian dites swab sampai akhirnya meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya.

“Menyusul kejadian itu anaknya sama dites swab dan terkonfirmasi Covid-19. Sempat dirawat sama di ruang isolasi Covid-19 RSUD Soekardjo sampai akhirnya tak lama meninggal dunia lagi,” jelas Uus kepada wartawan lewat telepon, Senin (21/9/2020).

Menindaklanjuti dua orang di keluarga pengusaha itu meninggal dunia akibat Covid-19, pemerintah pun melakukan tes swab kepada seluruh peserta rekreasi ke Aceh. Dari semua anggota keluarga yang ikut rombongan tersebut diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab.

“Kedua orang anaknya lagi terkonfirmasi positif dan salah satunya langsung dirawat di ruang isolasi khusus Covid-19 RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, sedangkan satunya lagi dirawat di Jakarta,” tambah Uus.

Selain itu, tiga orang sanak keluarga lainnya yang ikut rombongan terpaksa diisolasi di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya karena mengeluhkan gejala corona sembari menunggu hasil tes swab keluar. Pihaknya pun langsung menganjurkan rombongan keluarga lainnya yang ikut rekreasi untuk tak kontak erat dengan orang lain sambil menunggu tracing dan hasil swab.

“Jadi jumlah hasil tracing seluruhnya dari klaster keluarga sepulang dari Sumatera dan Aceh ini berjumlah 30 orang. Jumlah itu termasuk para tetangga keluarga itu yang berlokasi di perum tengah perkotaan padat penduduk,” kata dia.

Karantina perumahan Sampai sekarang, lanjut Uus, Dinas Kesehatan beserta Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya masih melakukan tracing dan tes massal swab di perumahan klaster keluarga tersebut. Apabila hasilnya nanti banyak yang terkonfirmasi Covid-19, maka pihaknya akan menganjurkan untuk karantina perumahan.

“Kalau hasil tes swab banyak yang terkonfirmasi Covid-19, maka kita akan anjurkan untuk karantina perumahan itu. Sedangkan, bagi yang terkonfirmasi akan langsung diisolasi di RSUD Soekardjo,” ungkap Uus.

Hari ini pun, kata Uus, pihaknya masih melakukan tes swab seluruh warga yang diketahui kontak erat dengan rombongan klaster keluarga tersebut.

Selain tes swab, dinas kesehatan setempat pun melakukan rapid tes bagi warga perumahan yang selama ini pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi meninggal.

“Warga di tempat tinggalnya kalau banyak diketahui terkonfirmasi positif, kita akan rekomendaskkan karantina. Itu juga kalau diperlukan nantinya, kalau tak menambah kita akan tarik ke RSUD Soekardjo,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

Previous Post

Polres Pidie Jaya P21 Kasus Abu Malaya

Next Post

Nyan Kakupateh, Lelaki Aceh Ini Nikahi Gadis Turki

Next Post
Nyan Kakupateh, Lelaki Aceh Ini Nikahi Gadis Turki

Nyan Kakupateh, Lelaki Aceh Ini Nikahi Gadis Turki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejari Simeulue Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi

Kejari Simeulue Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi

08/10/2026
Sejumlah Ulama Tasawuf dari Berbagai Negara Akan Hadir di Banda Aceh

Sejumlah Ulama Tasawuf dari Berbagai Negara Akan Hadir di Banda Aceh

08/10/2026
Tagore Ikuti Sinkronisasi Usulan Program Listrik Desa di Banda Aceh

Tagore Ikuti Sinkronisasi Usulan Program Listrik Desa di Banda Aceh

08/10/2026
Bupati TRK Presentasikan Inovasi Keterbukaan Informasi Publik Nagan Raya di KIA

Bupati TRK Presentasikan Inovasi Keterbukaan Informasi Publik Nagan Raya di KIA

08/10/2026
Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

08/10/2026

Terpopuler

Usai Rekreasi ke Aceh, Pengusaha Ternama dan Anaknya Meninggal karena Corona

22/09/2020

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

PORA XV di Aceh Jaya Digeser ke 2027

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com