Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

944 Warga Aceh Tamiang Alami Gangguan Jiwa

Admin1 by Admin1
01/10/2020
in Lintas Timur
0

Tamiang – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh mencatat, hingga Juni 2020, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebanyak 944 orang. Jumlah tersebut sedikit naik dari tahun sebelumnya, yakni 2019 yang hanya berjumlah 904 orang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Rica Ruth Mailani mengatakan, jumlah ODGJ pada tahun 2020 ini tergolong meningkat dari dua tahun sebelumnya. Hal itu dapat dilihat dari data yang masuk hingga bulan Juni.

“Sementara, data untuk bulan Juli hingga Desember 2020 belum masuk. Bisa saja jumlah itu akan bertambah,” kata Kasi P2PTMKJ Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Rica kepada Tagar, Rabu, 30 September 2020.

Pada kesempatan itu, Rica merincikan, jumlah dengan kasus ODGJ sebanyak 944 orang, ODGJ mandiri atau orang yang sudah dapat melakukan sesuatunya sendiri tanpa bantuan orang lain, seperti minum obat, makan, dan mandi sebanyak 558 orang.

“Kemudian ODGJ partial atau orang yang masih perlu meminta bantuan orang lain sebanyak 282 orang, dan ODGJ total atau orang yang sama sekali tidak dapat melakukan sesuatunya sendiri dan harus total mendapatkan bantuan orang lain sebanyak 104 orang,” katanya.

Rica menjelaskan, secara umum penyebab yang melatarbelakangi terjadinya ODGJ tidak diketahui secara pasti, bisa saja disebabkan karena faktor psikologi, ekonomi, lingkungan, dan narkoba.

“Kami tidak tau penyebab pastinya, namun, kebanyakan 5 faktor itu yang melatarbelakangi, sebab pihak kami, memang tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai apa penyebab menjadi gila, hanya melakukan pendataan saja,” katanya.

Apabila nantinya ada kasus-kasus orang gila yang sudah termasuk kategori berat atau orang dengan gangguan jiwa yang sudah menganggu kenyaman pihak-pihak lain, Rica mengatakan, pihaknya akan langsung merujuk yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jiwa di Banda Aceh.

“Setiap yang dirujuk itu memang harus ada penanganan khusus dan ada obat-obat yang diberikan. Untuk secara golongan umur bervariasi, serta tergolong dalam usia produktif,” katanya.

Untuk itu, Rica mengaku pihaknya akan terus melakukan pendataan dan memantau ke berbagai daerah di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Di setiap Puskesmas juga melakukan kunjungan-kunjungan ke rumah untuk memantau berbagai perkembangannya. Dan disamping itu, pihak RSUD Aceh Tamiang sudah memiliki dokter spesialis kejiwaan,” ujarnya. []

Sumber: tagar.id

Previous Post

Pejabat Aceh Tenggara Jenguk Istri Bupati sebelum Tertangkap Pesta Narkoba

Next Post

Program Kota Tanpa Kumuh Bangun Instalasi Air Bersih

Next Post

Program Kota Tanpa Kumuh Bangun Instalasi Air Bersih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

944 Warga Aceh Tamiang Alami Gangguan Jiwa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com