Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Soal Pembunuhan dan Pemerkosaan di Birem Bayeun, Al-Farlaky: Pemerintah Harus Turun Tangan

Admin1 by Admin1
12/10/2020
in Nanggroe
0
Al-Farlaky: Publis Dana Refocusing Covid-19 Rp 2,5 Triliun

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyesalkan terjadinya kasus pemerkosaan terhadap seorang ibu rumah tangga serta pembunuhan anak di bawah umur di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Iskandar berharap kasus ini merupakan yang terakhir kali terjadi di Aceh.

Demikian dikatakan Iskandar Al-Farlaky, Minggu (11/10/2020). “Kita minta Pemerintah Aceh melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk segera turun ke Aceh Timur guna memberi dampingi psikososial terhadap korban perkosaan yang kini dirawat di rumah sakit. Kami akan kordinasi dengan kepala BPPA,” ujar Sekretaris Komisi V ini.

Politisi muda Partai Aceh ini mengungkapkan, selain harus mendapatkan perlindungan hukum, fisik dan perlindungan psikis, korban juga berhak mengajukan upaya restitusi, agar pelaku dibebankan untuk membayar ganti kerugian terhadap korban dan keluarga korban. Klausul ini, sebutnya, sesuai dengan amanat UU Nomor 13 tahun 2006.

Fase ini, sebut dia, merupakan fase krisis bagi korban lantaran anaknya juga ikut dihabisi oleh pelaku di depan matanya, begitu juga dengan suami korban yang saat kejadian mencari ikan ke sungai, ketika pulang peristiwa biadab tersebut sudah terjadi. “Secara mental keluarha korban sangat terpukul. Pemerintah harus andi memberi dampingi, pemulihan mental korban,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini.

“Apakah nanti Pemerintah membawa konselor atau meminta bantu ulama-ulama kita guna memberi pencerahan rohaniah, sehingga membuat korban lebih tenang secara kejiwaan. Ini sifatnya urgen. Begitu juga kepedulian pemerintah baik kabupaten maupun provinsi terkait kebutuhan tempat tinggal yang sangat tidak layak,” sebut Al-Farlaky.

Di sisi lain, Iskandar mengatakan,  anak yang dibunuh oleh pelaku merupakan pahlawan yang mesti dikenang. Ia meninggal karena menjaga marwah keluarga atau ibunya. ” Adik Rangga seorang pahlawan dengan pahala syahid. Semoga ia mendapat tempat yang layak di sisi-Nya,” kata Iskandar.

Sebagaimana diketahui, seorang ibu rumah tangga DN (28 tahun) di Desa Alue Gadeng, diperkosa oleh pelaku SAM, Sabtu (10/10/2020) tengah malam. Sementara suami korban tidak di rumah sedang mencari ikan di sungai. Anak korban Rangga (9 tahun) yang melihat ibunya diperlakukan tidak senonoh melakukan perlawanan.

Namun, naas pelaku menghayunkan pedang ke tubuh bocah Rangga berkali-kali hingga tersungkur. Pelaku membuang jasad bocah Rangga ke sungai. Peristiwa yang keji ini tidak hanya membuat kita berduka, namun betapa hancur sudah moral pelaku yang dengan tegas memperkosa seorang perempuan dan menghabisi anaknya.

Jasad Rangga (9 tahun), bocah yang dilaporkan dibunuh oleh pria pemerkosa ibunya akhirnya ditemukan dalam aliran sungai di belakang rumah korban, Minggu (11/10/2010) setelah Ashar.

Sebelumnya puluhan jam setelah insiden keji itu, masyarakat dan petugas tidak mendapat jejak Rangga. Meski pelaku yang juga pria resedivis telah ditangkap. pelaku tidak mau mengaku dimana Rangga dihabisi. (***)

Previous Post

Apresiasi Kinerja Polda Aceh, Kuasa Hukum Tgk Janggot Minta Bupati Aceh Barat Segera Ditahan

Next Post

BSB Tahap Tiga Mulai Disalurkan di Banda Aceh

Next Post
BSB Tahap Tiga Mulai Disalurkan di Banda Aceh

BSB Tahap Tiga Mulai Disalurkan di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

26/06/2026
Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

26/06/2026
Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

26/06/2026
Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

26/06/2026
PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

26/06/2026

Terpopuler

Al-Farlaky: Publis Dana Refocusing Covid-19 Rp 2,5 Triliun

Soal Pembunuhan dan Pemerkosaan di Birem Bayeun, Al-Farlaky: Pemerintah Harus Turun Tangan

12/10/2020

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Tabligh Akbar Peringati 1 Muharram di Abdya, Ucay Roasting Pejabat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com