Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pemerintah Aceh Serahkan 39 Unit Rumah KAT di Sikundo Aceh Barat

Admin1 by Admin1
24/10/2020
in Lintas Barat Selatan
0

ACEH BARAT – Pemerintah Aceh meresmikan 39 unit rumah warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Gampong Sikundo, Kecamatan Pantee Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu 24 Oktober 2020. Peresmian dihadiri Asisten II Pemerintah Aceh Teuku Ahmad Dadek yang hadir mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Bupati Aceh Barat Ramli MS.

Seperti diketahui, pembangunan 39 unit rumah KAT tersebut bersumber dari anggaran APBN tugas perbantuan Kementrian Sosial RI Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Aceh dan selesai dilaksanakan pada November 2019.

Tokoh masyarakat Sikundo, Jauhari, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh dan pihak-pihak yang turut membangun dan merancang program untuk pembangunan Gampon Sikundo.

Di hadapan Bupati Ramli dan Asisten II Teuku Ahmad Dadek, Jauhari menyampaikan beberapa aspirasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Gampong Sikundo.

“Pertama di bidang transportasi (jalan) yang butuh pengaspalan, kemudian bidang pendidikan, kesehatan, irigasi untuk mengaliri air ke persawahan, pembangunan masjid dan jaringan hp (seluler) dimana semuanya saat ini sudah menggunakan sistem online. Kami memohon untuk diperhatikan,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri melalui Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan komunitas adat terpencil merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 186 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil dengan fokus mendorong terbukanya pelayanan sosial dasar di lokasi KAT dengan tetap berpegang pada prinsip utama dengan menempatkam warga KAT sebagai subjek pemberdayaan.

“Pelaksanaan kegiatan pemberayaan KAT ini bersumber dari APBN Tahun 2019 sebesar 2,400 miliar,” kata Devi Riansyah.

Adapun rincian dari jenis kegiatan dimaksud adalah, pembangunan rumah tipe 24 sebanyak 39 unit, pembangunan balai sosial sebanyak 1 unit, bantuan jaminan hidup selama 6 bulan, dan bantuan bibit palawija dan peralatan kerja. Selain dari APBN Pemerintah Aceh melalui APBA juga memberikan sejumlah bantuan pemberdayaan untuk masyarakat Gampong Sikundo.

Devi berharap, para intansi terkait dan lintas sektor semakin memperhatikan Gampong Sikundo dan lokasi-lokasi pemberdayaan KAT lainnya baik di kabupaten Aceh Barat maupun kabupaten lainnya untuk menuju Aceh Sejahtera dan Aceh Hebat.

“Informasi yang kami terima dari Keuchik Gampong Sikundo, jumlah warga yang dulunya 39 KK sekarang sudah bertambah menjadi 50 KK dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa Gampong Sikundo sudah mulai berkembang,” kata Devi.

Sementara itu Asisten II Pemerintah Aceh Teuku Ahmad Dadek mengatakan, KAT yang merupakan gagasan dari Dinas Sosial Aceh atas tugas perbantuan Kementrian Sosial RI adalah salah satu ransangan untuk memberdayakan masayarakat daerah terpencil. Karena itu, Dadek mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut pembantu pemerintah dalam upaya pembangunan kesejahteraan masyarakat adat terpencil di Sikundo.

“Kami mengucapkan terimakasih karena PT Mifa juga telah membantu MCK sehingga punya MCK. Harapannya agar masyarakat lebih memaksimalkan apa yang telah dibantu,” katanya. Dadek berharap kedepan Gampong Sikundo akan menjadi gampong yang produktif.

Terkait aspirasi masyarakat Sikundo, Ahmad Dadek mengaku akan mengkoordanikan hal tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

“Terkait soal sinyal HP, tergantung dari pangsa pasar. Terkait dengan jalan, Pak Bupati juga telah mengaspal namun hal itu tidak bisa dilakukan sekaligus melainkan harus bertahap,” kata Dadek.

Sementara itu Bupati Ramli mengatakan, pembangunan rumah warga KAT di Sikundo merupakan bukti perhatian pemerintah kepada masyarakat.

Bukan hanya membangun rumah, pemerintah juga telah memberikan masyarakat akses perekonomian, seperti penyediaan lahan serta bibit dan pupuk.

Ramli menyanpaikan terimakasih kepada Penerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Mifa Bersaudara PLN karena telah berkunjung dan merancang program untuk Gampong Sikundo.

Tinggal lagi keseriusan kita. Rumah harus ditinggali, lahan digarap,” kata Ramli.

Ramli berharap, masyarakat bisa mengembangkan Sikundo. Sehingga, gampong ini menjadi gampong yang produktif.

Pada kegiatan peresmian tersebut juga turut duberikan bantuan sembako dan alat perlindungan diri (APD) Covid-19 kepada masyarakat Gampong Sikundo.[]

Previous Post

Kuah Beulangong Pengikat Ukhuwah Pegawai Kemenag Aceh Barat

Next Post

Masyarakat Abdya Mulai Nikmati Hasil Program TMMD

Next Post

Masyarakat Abdya Mulai Nikmati Hasil Program TMMD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Pemerintah Aceh Serahkan 39 Unit Rumah KAT di Sikundo Aceh Barat

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com