PRIA itu berumur di atas 60. Tubuhnya terlihat kurus. Ia harus dipapah saat berjalan dan menerima tamu.
Senyumnya hangat. Ia menyambut baik sejumlah tamu yang datang ke Darul Mahabbah.
Dayah ini berlokasi di Desa Takal Pasir, Singkil.
“Saya sudah beberapa tahun sakit. Mohon maaf,” kata sosok bersahaja itu saat menyambut kedatangan Senator DPD RI HM Fadhil Rahmi Lc, Selasa sore.
Pimpinan Dayah Darul Mahabbah ini merupakan sosok yang dijadikan panutan di Singkil. Ia adalah Abuya Abdul Manan Bay.
Selama ini, ia aktif dalam menyiarkan ajaran Islam di Singkil.
Abuya kini memiliki 11 dayah di Singkil.
“Semua dayah ini, kita bangun di lokasi lokasi yang rawan pendangkalan aqidah, terutama di perbatasan,” ujar dia.
Misi ini, kata Abuya, sudah berjalan hampir 5 tahun lebih.
“Setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk membentengi aqidah di Singkil.”
“Dimana dibangun gereja, di situ juga kami bangun dayah atau pesantren. Maka dengan demikian aqidah anak anak di Singkil tetap terjaga,” ujarnya lagi.
Selama ini, kata dia, guru guru dayah tersebut mengajar dengan ikhlas dan tidak menuntut gaji sedikit.
Abuya berharap para pemimpin di Aceh dapat menjaga syiar Islam di Singkil bersama sama.
“Mohon disampaikan ini,” ujar Abuya.
“Biarpun sudah tua dan sakit sakitan. Isya Allah semangat membangun benteng aqidah di Singkil tak akan padam,” ujarnya lagi di akhir pertemuan.
Syech Fadhil sendiri berharap Abuya diberi kesembuhan dan kembali sehat seperti sediakala. []











