Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PT. GGP Tawarkan Investasi Agro Industri “Pisang Ambon” kepada Bener Meriah

Admin1 by Admin1
20/12/2020
in Ekonomi
0

Banda Aceh – PT. Great Giant Pineapple (GGP) perusahaan Agro Industri yang bergerak dalam bidang perkebunan dan pengalengan nanas, asal Lampung Tengah menawarkan investasi bidang agribisnis di Kabupaten Bener Meriah. Rencananya mereka akan mengembangkan pisang jenis cavendish atau biasa dikenal dengan pisang Ambon Putih untuk dikembangbiakkan di daerah dingin tersebut.

Hal itu diutarakan Corporate Affairs Director PT. GGP Welly Soegiono dalam audiensi yang difasilitasi oleh Kemenko Perekonomian RI kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (19/12/2020).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Deputy Pengembangan Agribisnis Holtikultural Kemenko Perekonomian RI Yuli Sri Wilanti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T Ahmad Dadek, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh Safuadi, dan Bupati Kabupaten Bener Meriah H Sarkawi.

Welly mengatakan, PT. GGP sudah melakukan demontration plot atau penyuluhan pertanian kepada petani setempat terkait tanaman komoditas buah tropis yang sangat populer di dunia karena bernutrisi tinggi dan rasanya yang enak.

Pisang Cavendish dalam dunia agrikultur modern banyak dikembangbiakkan menggunakan metode kultur jaringan. Di Kabupaten Bener Meriah sendiri saat ini pisang cavendish tersebut sudah berhasil dikembangkan di lahan seluas 3,5 hektar. Ia menargetkan pengembangan pisang tersebut akan terus diperluas hingga 300 hektare

Welly mengatakan, tingkat keberhasilan dari pisang jenis ini cukup tinggi, sebab peminat pisang jenis ini sangat banyak di gemari di dunia. Pengembangan pisang cavendish akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan petani. Sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor.

Maka itu, PT. GGP dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sangat berkomitmen untuk mengembangkan pisang jenis ini hingga 300 hektar, dengan menargetkan pasar ekspor ke Timur Tengah.

“Kami akan bertahap dan perlahan-lahan dalam mengembangkan ini, sambil mencari pasar besar di luar Negeri, dan berhasil menarik minat petani setempat untuk ikut serta, sehingga telah siap 30 hektar lahan untuk ditanami,” kata Welly.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengaku sangat mendukung pengembangan pisang tersebut. Menurut hasil yang terlihat pengembangan pisang jenis tersebut sudah terbukti berhasil

“Saya sangat senang dengan wacana pengembangan agribisnis ini. Sebagai Gubernur saya yakin pengembangan ini berjalan dengan lancar, dan mampu mengangkat martabat petani di sana,” ujarnya.

Pertemuan itu, dilaksanakan dengan tertib menerapkan protokol kesehatan, yakni mewajibkan setiap tamu undangan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, sebagai upaya mencegah penularan covid-19.[]

Previous Post

Sekda: Pemerintah Aceh akan Tindaklanjuti Saran DPRA

Next Post

Alumni Australia Beri Penghargaan Profesional Pemerintahan untuk Dyah Erti

Next Post
Alumni Australia Beri Penghargaan Profesional Pemerintahan untuk Dyah Erti

Alumni Australia Beri Penghargaan Profesional Pemerintahan untuk Dyah Erti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

Jembatan Perintis Garuda Resmi Difungsikan, Alzaizi: Ini Urat Nadi Kehidupan Warga Benteng

25/07/2026
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

25/07/2026
Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

Satgas PRR Dorong Realisasi TKD Aceh Rp 1,65 T untuk Pemulihan Pascabencana

25/07/2026
Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

Wagub Bahas Implementasi MoU Helsinki bersama Sekretariat Negara

25/07/2026
Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

Forkopimda Aceh Sepakat Putus Akses Pasok BBM ke Tambang Ilegal

25/07/2026

Terpopuler

PT. GGP Tawarkan Investasi Agro Industri “Pisang Ambon” kepada Bener Meriah

20/12/2020

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com