Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung Tinggi di Pidie Jaya

Admin1 by Admin1
20/01/2021
in Ekonomi
0

MEUREUDU – Sepakan Terakhir cuaca buruk melanda Pidie Jaya hingga para nelayan jarang untuk melaut. Akibatnya, pasokan ikan segar dari nelayan tangkap itu berkurang dratid sehingga berimbas melambungnya harga ikan di Pidie Jaya.

Panglima Laot Kabupaten Pidie Jaya, A Hamid Husen menyebutkan, dampak dari kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah laut setempat, membuat para nelayan memilih untuk absen sementara untuk berlayar menangkap ikan di lautan.

“Kondisi saat ini, angin kencang, ombak besar, sehingga banyak para nelayan tangkap (boat 7 hingga 13 GT) tidak melaut,” kata Ab Hamid Husen, Rabu 20 Januari 2021.

Menurutnya faktor yang menyebabkan nelayan tidak melaut, selain dampak cuaca buruk, juga disebabkan berkurang hasil tangkapan.

Jika dalam kondisi normal, kata dia, biasanya para nelayan boat 7 hingga 13 GT bisa memperoleh ikan tangkapan berkisar tiga hingga lima ton per sekali berlayar, sehingga para nelayan memilih untuk tidak melaut.

Namun selama cuaca buruk disertai ombak besar itu, jikapun ada nelayan yang tetap melaut, hasil tangkapnya malah tidak mencapai 200 Kg per boat.

Dikatakannya, terdapat lima kuala lhok di Kabupaten Pidie Jaya yang memiliki boat 7 hingga 13 Gt, dengan ABK perboat maksimal 20 orang mayoritas tidak melaut selama cuaca buruk tersebut.

“Dengan kondisi tidak bersahabat seperti ini, jika ada nelayan tangkap yang berani melaut, hasil tangkapan paling banyak 10 Kg. Untuk minyal boat aja belum cukup,” ungkapnya.

Menurut Panglima laot, minim dan merosotnya pasokan ikan segar dari nelayan, hingga berimbas melambungnya harga ikan dalam beberapa pekan terakhir.[ ]

Previous Post

MTsN Model Raih 6 Tropi pada Kompetisi Pascal 2021

Next Post

Ketua DPRK Pidie Kunjungi Abrasi Sungai Gayah Aye

Next Post

Ketua DPRK Pidie Kunjungi Abrasi Sungai Gayah Aye

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sebanyak 4.297 Jemaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Air

Sebanyak 4.297 Jemaah Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Air

28/06/2026
Pemkab Aceh Barat Tertibkan Permainan Batu Domino di Masyarakat

Pemkab Aceh Barat Tertibkan Permainan Batu Domino di Masyarakat

28/06/2026
BPSDM Aceh Umumkan Hasil Seleksi Program S2 dan S3

BPSDM Aceh Umumkan Hasil Seleksi Program S2 dan S3

28/06/2026
Forkopimcam Peukan Bada Gelar Lepas Sambut Kapolsek

Forkopimcam Peukan Bada Gelar Lepas Sambut Kapolsek

28/06/2026
PSSI Aceh Kirim Tim U-10 dan U-12 Ikuti Kompetisi Piala Presiden

PSSI Aceh Kirim Tim U-10 dan U-12 Ikuti Kompetisi Piala Presiden

28/06/2026

Terpopuler

Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung Tinggi di Pidie Jaya

20/01/2021

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Pagi Ini Jamaah Haji Abdya Tiba ke Kampung Halaman, Wabub Abdya: Alhamdulillah Semua Jamaah Sehat dan Selamat

Sejumlah Kapolres-PJU Polda Aceh Dimutasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com