Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pilkades Serentak di Abdya Tahun 2021 Terancam Ditunda

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/02/2021
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Pemintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar rapat koordinasi mengenai pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pemilihan Keuchik) Serentak Tahun 2021.

Rapat tersebut dilaksanakan di Offroom Sekdakap Kantor Bupati setempat yang diikuti oleh seluruh anggota Forkopimda, SKPK, para Camat Para Danramil dan Polsek Se- Abdya, (02/02/2021).

Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH dalam forum rapat tersebut mengatakan bahwa Desember tahun 2020 lalu Pemkab telah menerima salinan Permendagri no 72 tentang aturan pemilihan kepala desa serentak.

“Dari dasar surat tersebut kita mengundang seluruh Fropopimda, SKPK, para Camat dan unsur lain dari kecamatan, untuk membahas tentang pelaksanaan, mekanis dan persoalan lain tentang Pilkades serentak,” kata Akmal.

Lanjut Akmal, Pilkades serentak Abdya harus ditunda mengingat Covid-19 dan biaya Pilkades tidak tercukupi.

“Jika pilkades serentak kita laksanakan pada tahun ini, kita terkendala pada anggaran penerapan Prokes Covid-19. Dulu kita menganggarkan angaran untuk proses pemilihan Keuchik dan tidak untuk biaya Prokes Covid.  Dan pelaksanaannya, dalam satu Gampong menyerap anggaran 50 sampai 100 juta, oleh sebab kita kekurangan biaya dalam pelaksanaan pilkades, makan saran kami pilkades kita tunda dulu,” terang Akmal.

Ia menyebutkan bahwa kehadiran semua anggota rapat tetsebut untuk memberi pendapat, apakah pelaksanaan pilkades itu dilaksanakan ataukah ditunda.

“Melaksanakan atau kita tunda seperti saran dari Mendagri dan Gubernur, kalau kita putuskan diluar saran mereka maka prosedur nya kita harus segera minta izin ke Kemendagri. Selanjutnya kita harus mempersiapkan angaran, termasuk anggaran dana tim Kabupaten, keamanan, panitia di Gampong dan dana prokes. Disamping saya ada Pak Dandim, Ibu Kajari, Kapolres dan para undangan lainnya, mari kita dengarkan pendapat masing-masing,” ujar Bupati Abdya itu.

Namun selanjutnya para anggota Foekopimda seperti Dandim, Kajari, Polres berpendapat sama, jika mungkin Pilkades dilaksanakan maka harus dilaksanakan tepat waktu.

“Tapi apabila tidak dilaksanakan karena persoalan anggaran tidak mendukung, maka tidak ada pilihan lain selain ditunda,” kata Kajari Abdya, Nilawati.

Sementara itu, Nurdianto Ketua DPRK Abdya mengatakan bahwa pemerintah harus berpikir ulang untuk menunda Pilkades serentak.

“Kita, para Forkopimda dan unsur terkait lainnya harus berpikir ulang apabila dilakukan penundaan pilkades. Jika kita tunda dan akan menunjuk Pejabat Sementara (PJ) Keuchik digampong apakah roda pemerintahan Gampong akan berjalan maksimal,” tanya Nurdianto dihadapan anggota forum rapat itu.

Pertanyaan Ketua DPRK Abdya tersebut ditanggapi langsung oleh Bupati Akmal Ibrahim. Ia menjelaskan kembali bahwa kendala pemda hanya pada anggaran Prokes Covid-19 pada pelaksanaan Pilkades Serentak.

“Kita beri waktu sampai tanggal 15 bulan Februari ini. Mungkin ada solusi dan masukan dari Forkopimda nanti akan kita pertimbangkan kembali. Nanti kita akan mengambil kesepakatan riil, apakah kita laksanakan atau tidak makan kita harus berbesar hati dalam keputusan tersebut,” kata Akmal saat hendak menutupi rapat tersebut.

Reporter: Rusman

Tags: abdyaPilkadesSerentak
Previous Post

Kisruh Demokrat, Pengamat: Sudah Tepat AHY Cepat Umumkan Akan Ada Upaya Kudeta

Next Post

Pendamping Program Seco 2020 Perhiptani Gayo Lues Enam Bulan Belum Terima Honor

Next Post

Pendamping Program Seco 2020 Perhiptani Gayo Lues Enam Bulan Belum Terima Honor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ada Apa Dengan Lahat Datu, Masyarakat Frustasi dengan Vandalisme

Ada Apa Dengan Lahat Datu, Masyarakat Frustasi dengan Vandalisme

27/06/2026
Kadiskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

Kadiskopukmdag Aceh Besar Dorong KDMP Harus Aktif dan Inovatif, Lam Lumpu Jadi Contoh

27/06/2026
Kejari Banda Aceh Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Penganiayaan Anak di Daycare

Kejari Banda Aceh Terima Pelimpahan Tiga Tersangka Penganiayaan Anak di Daycare

27/06/2026
ASDP Indonesia Ferry Didesak Segera Benahi Sistem Penjualan Tiket Kapal Lamban

ASDP Indonesia Ferry Didesak Segera Benahi Sistem Penjualan Tiket Kapal Lamban

27/06/2026
Tiga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan Anak di Aceh Tengah Ditangkap

Tiga Pelaku Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan Anak di Aceh Tengah Ditangkap

27/06/2026

Terpopuler

Pilkades Serentak di Abdya Tahun 2021 Terancam Ditunda

02/02/2021

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Tokoh Gayo Serta Lia Minta Menteri PU Segera Ganti Plt Kepala BPJN Aceh

Brgijen Ruddi Setiawan Diangkat Jadi Kapolda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com