Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Tuding Bank Coba Keruk Untung Lebih di Tengah Pandemi

Admin1 by Admin1
23/02/2021
in Ekonomi
0
Pemerintah Jamin Reformasi Sistem Keuangan Tak Ganggu Bank Indonesia

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyoroti lambatnya perbankan menyesuaikan bunga kredit bank di tengah pemangkasan suku bunga acuan BI mencapai level terendah di 3,75 persen.

Asisten Gubernur Departemen Kebijakan Makroprudensial Juda Agung menyebut perbankan cenderung enggan menurunkan suku kredit bank kepada nasabah. Sepanjang 2020, BI mencatat Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) relatif tinggi untuk semua segmen kredit.

Untuk bunga KPR, per Desember 2020 penurunan kredit mentok di 9,7 persen atau hanya turun 116 basis poin (bps) sementara BI telah menurunkan suku bunga BI7DRR sebesar 225 bps sejak Juni 2019.

Artinya, masyarakat tak menikmati kredit murah saat BI memberikan kelonggaran kepada bank-bank di Indonesia sebagai respon dari pandemi covid-19.

Sementara, perbankan cenderung responsif terhadap penurunan bunga deposito. Pada Desember 2020, suku bunga deposito 1 bulan turun 181 bps ke level 4,27 persen. Melihat itu, ia menyebut bank harusnya responsif terhadap seluruh segmen, tidak hanya pada acuan suku bunga yang menguntungkan saja.

“Kelihatan spread meningkat antara BI 7days dengan suku bunga kredit, malah mengalami pelebaran. Artinya bank-bank mencoba mendapatkan keuntungan yang lebih di saat seperti ini,” katanya pada press conference daring, Senin (22/2).

Oleh karena itu, Juda mengingatkan perbankan untuk lebih responsif, khususnya untuk segmen kredit. Pasalnya, langkah menahan suku kredit berpotensi membuat perekonomian menjadi tidak kondusif.

Ia menyebut ini menjadi salah satu faktor debitur enggan meminta kredit kepada perbankan karena suku bunganya masih selangit.

“Kalau suku bunga turun harusnya ekonomi segera pulih tapi sebaliknya spread naik sehingga salah satu faktor orang ragu meminta kredit dari perbankan karena suku bunganya masih cukup tinggi,” jelasnya.

Hingga akhir 2020, untuk SBDK berdasarkan kelompok bank, BI mencatat kelompok Himbara lah yang memiliki SBDK tertinggi yakni 10,79 persen dan diikuti oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di level 9,8 persen. Lalu Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) sebesar 9,67 persen.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi sejumlah bankir untuk meminta tanggapan di antaranya Ketua Himpunan Bank Negara (Himbara) Sunarso dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Royke Tumilaar, dan Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja. Namun ketiganya belum merespons.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

AS Kembali Sanksi Dua Pemimpin Junta Militer Myanmar

Next Post

Bupati Bener Meriah Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM

Next Post

Bupati Bener Meriah Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ratusan Atlet Muda Berkompetisi di Turnamen UKM Olahraga Cup  se-Aceh 2026

Ratusan Atlet Muda Berkompetisi di Turnamen UKM Olahraga Cup  se-Aceh 2026

16/06/2026
Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah, Ribuan Warga Aceh Besar Padati Kawasan Lambaro

Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah, Ribuan Warga Aceh Besar Padati Kawasan Lambaro

16/06/2026
BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan kepada Siswa SD IT Daarul Quran Al Aziziyah

BPBD Perkuat Edukasi Kebencanaan kepada Siswa SD IT Daarul Quran Al Aziziyah

16/06/2026
Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

16/06/2026
Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

16/06/2026

Terpopuler

Pemerintah Jamin Reformasi Sistem Keuangan Tak Ganggu Bank Indonesia

BI Tuding Bank Coba Keruk Untung Lebih di Tengah Pandemi

23/02/2021

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com