Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Pembajakan Demokrat ala Moeldoko Demi Pilpres 2024

Admin1 by Admin1
06/03/2021
in Nasional
0

Jakarta – Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo menilai manuver yang dilakukan Kepala Staf Presiden Moeldoko hingga terpilih menjadi Ketua Umum Demokrat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) merupakan langkah untuk memuluskan jalan menuju kontestasi Pilpres 2024.

Menurut dia, Moeldoko melihat fenomena yang terjadi menjelang Pilpres 2019 lalu, yang mana sejumlah tokoh dengan elektabilitas tinggi tak jadi maju lantaran tak punya partai.

Kini, menurutnya, Moeldoko memikirkan kendaraan politik terlebih dahulu. Baru setelah itu mengurus hal lain.

“Contoh Pak Gatot Nurmantyo. Waktu itu elektabilitas oke, tapi akhirnya enggak jadi apa-apa karena enggak punya partai. Jadi menurut saya, bagi Moeldoko yang gua punya dulu aja gua investasiin. Masalah elektabilitas bisa dikejar nanti,” kata Kunto saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (5/3).

Jika berniat maju di Pilpres 2024, ia menilai kans Moeldoko untuk menggerek elektabilitas sangat terbuka. Apalagi dia sudah melakukan manuver hingga terpilih jadi Ketum versi KLB.

“Apalagi politik di Indonesia kan sangat mahal, padat modal, dan ketika Moeldoko yang buktikan dia punya modal itu buktikan dia siap untuk kemudian meng-engineering elektabilitas dia sampai 2024,” ucap Kunto.

Pengamat Politik Universitas Andalas, Asrinaldi, juga berpendapat serupa. Manuver Moeldoko hingga terpilih menjadi Ketua Umum itu menurutnya memang untuk jalan menuju 2024.

Asrinaldi mengatakan, dengan posisi yang bisa dikategorikan sebagai partai menengah, Demokrat sangat potensial digunakan sebagai kendaraan.

“Dengan 20 persen (presidential threshold) itu masih mungkin. Dengan 7-8 persen (suara Demokrat) itu masih mungkin, 2 atau 3 Partai lagi, kan kalau digabung bisa,” ucap dia.

Dia berpendapat pada 2024 nanti juga tidak banyak sosok dengan latar belakang militer yang akan maju menjadi calon presiden.

Dengan kondisi demikian, ia menyebut purnawirawan militer berani maju dengan asumsi memiliki sesuatu yang tak dimiliki oleh calon presiden dari kalangan sipil.

“Yang akan maju anak anak muda aja semua ini, yang dianggap oleh senior-senior mantan TNI ini bisa dikalahkan. Karena memang dia punya sesuatu yang tidak dimiliki yang calon dari sipil ini,” ucap dia

“Barangkali cara pandang militer seperti itu yang banyak buat banyak petinggi atau mantan tentara merasa punya peluang besar untuk bertarung di 2024,” imbuh dia.

PR Moeldoko
Jika memang ingin menjadi calon presiden dan meningkatkan elektabilitas, Moeldoko disebut memiliki pekerjaan rumah yang sulit. Sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lekat dengan Demokrat adalah hal yang menjadi tantangan Moeldoko

“Paling susah pisahkan top of mind Demokrat dengan SBY. Itu yang PR dia nomor satu sekarang. Karena kalau kita tanya orang apa yang pertama kali anda pikirkan tentang Demokrat, pasti SBY,” ujar Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo

Kunto juga menyatakan Moeldoko tidak bisa mengambil publik pemilih yang loyal terhadap SBY.

“Maka moeldoko harus bangun dari nol lagi kan. Enggak bisa ambil publik pemilih Demokrat yang loyal terhadap SBY. Itu mungkin PR.

Sementara itu, Pengamat politik Universitas Andalas berpendapat berbeda. Menurutnya figur SBY tidak lagi memiliki nilai jual yang tinggi.

Ia mencontohkan pada Pilpres 2019 lalu, di mana SBY ikut turun gunung namun suara Demokrat tidak bertambah signifikan.

“Kalau SBY masih punya nilai jual, mestinya demokrat tidak 7-8 persen. Dari 20 sekian dan turun hingga 7 persen. Itu juga SBY udah turun tangan loh. Itu gambaran pamor SBY enggak ada lagi. Mestinya kemarin SBY turun waktu 2019 masih mungkin di atas 10 persen,” ujar dia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Muhammad Qidam dan Agus Trinanda Pemain Terbaik Liga I Cup Drien Beurumbang

Next Post

SBY Serukan ‘Perang’ Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat

Next Post
SBY Serukan ‘Perang’ Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat

SBY Serukan 'Perang' Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com