Takengon – Dalam Rangka memperingati hari jadi yang ke 43, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Tengah menggelar safari dakwah di dataran tinggi Tanoh Gayo. Selasa (09/03/2021).
BKPRMI Kabupaten Aceh Tengah menghadirkan Ustadz Rahmad Baequni sebagai penceramah. Ustadz Rahmat Baequni dikenal sebagai penceramah yang sering diundang untuk membahas isu-isu terkait akhir zaman. Hampir seluruh kajian yang dibawakannya, terutama di YouTube, bertemakan akhir zaman.
Jahirim Tumanggor, S.Sos selaku Sekretaris umum BKPRMI Kabupaten Aceh Tengah mengatakan, sebanyak dua kali Ustadz Rahmad Baequni mengisi ceramah di Kabupaten Aceh Tengah yaitu di Masjid Agung Ruhama Takengon dan Masjid Babul Jannah Angkup Kecamatan Silih Nara.
“Sekarang kita di Masjid Agung Ruhama Takengon, seyogyanya pak Bupati yang membuka acara, namun karena ada kesibukan maka diwakilkan oleh Bapak Parwita AR., MA. Selanjutnya habis siang nanti di Silih Nara,” ujar Tumanggor.
Di Masjid Ruhama Takengon terlihat jama’ah berdatangan untuk mendengarkan Ustadz yang viral dengan fase akhir zaman tersebut, acara yang dimulai sekitar Pukul 10.37 WIB. Para jamaah pun mendengarkan dengan khusu” dan khidmat.
Di tengah-tengah cermaah Ustadz Rahmat Baequni sedang berlangsung diselingi dengan ajakan waqaf Al-Qur’an dari Yayasan Kita Peduli Kita Berbagi beralamat di Provinsi Riau, Pekan Baru. Dengan moto One Home One Al-Qur’an (Satu rumah satu Al-Qur’an) maka Yayasan tersebut mengajak jamaah Masjid Agunggung Ruhama Takengon untuk berwaqaf Al-Qur’an.
“Ayah Ibundaku, dengan mewaqafkan Al-Qur’an ini dapat membantu saudara-saudara kita yang tidak mempunyai Al-Qur’an di dalam rumahnya. Insyaallah, dengan waqaf Al-Qur’an ini menjadi wasilah jalan kita menuju Surga-Nya. Amiin,” ujar Asrul salah satu perwakilan dari Yayasan Kita Peduli Kita Berbagi yang memimpin Jama’ah Masjid Ruhama Takengon untuk berdonasi.
Diujung tausyiah Ustadz Rahmat Baequni mengajak Jamaah untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW dan menunjukan video di layar in fokus tentang ummat Palestina dibantai oleh zionis Israel. Selanjutnya Ustadz Rahmat Baequni membaca doa penutup tanda acara telah berakhir.
“Terima kasih Bapak Ibu, semoga amal ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah SWT, dengan shalawat tadi kita semua mendapatkan safaat-Nya,” tutup Ustadz Rahmat.
Reporter: Romadani











