Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Admin1 by Admin1
21/03/2021
in Nanggroe
0
Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Keluarga Ajun Brigadi Asep di Lampung yakin pasien RSJ di Banda Aceh anggota keluarganya. (CNN Indonesia/Zai)

Lampung – Harapan kembali hadir bagi Keluarga Ajun Brigadir Asep, anggota Brimob yang dinyatakan hilang dan meninggal usai tsunami Aceh 2004.

Asa itu muncul setelah seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh disebut mirip dengan Asep.

Keluarga Asep di Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengatakan ditugaskan ke Aceh pada tahun 2004 sebagai pasukan Bantuan Keamanan Operasional (BKO) Brimob Resimen Kedung Halang Bogor. Saat itu, Asep bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, yang saat itu tengah dilanda konflik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Akhir 2004, Aceh diporakporandakan oleh gempa yang disusul tsunami. Aceh dinyatakan hilang saat itu dan dianggap sudah meninggal.

Edi kakak ipar Asep mengatakan jika pasien di RSJ itu benar adiknya, keluarga tentu sangat senang. Keluarga sejauh ini yakin bahwa pria tersebut benar Asep.

“Keluarga juga menyakini kalau pria di RSJ Aceh itu adalah Asep. Tapi saat ini kami masih menunggu kepastian benar tidaknya, tapi kalau soal yakin tidaknya kami sekeluarga besar sangat yakin sekali,” kata Edi kepada CNNIndonesia.com saat ditemui di kediamannya di Desa Natar, Lampung Selatan, Jumat (19/3/2021).

Keluarga juga berharap nantinya Asep bisa dibawa pulang ke Lampung.

Untuk membuktikan kebenaran kabar tersebut, kata Edi, kakak iparnya atau kakak kandung Asep yakni Mahyudin dan juga adiknya, Saiful diberangkatkan ke Aceh Jumat pagi kemarin yang difasilitasi oleh Polda Lampung.

“Jadi untuk membuktikan kebenaran kabar itu, pihak keluarga sudah berangkat ke Aceh pagi tadi. Selain itu juga, saat ini kami masih menunggu mengenai tes DNA tersebut,”ujarnya.

Sementara itu Burhan, adik kandung Asep mengatakan, keluarga pertama kali tahu soal keberadaan kakaknya itu dari teman satu angkatan kakaknya sesama anggota Brimob.
Dari foto yang ditunjukan ada dia ciri khusus yakni tahi lalt di telinga kanan dan bekas jahitan di dahi kiri.

“Keyakinan keluarga pria di foto itu adalah Asep, berdasar adanya dua tanda ciri-ciri yang sama dimiliki Asep. Yakni tahi lalat yang berada telinga kanan atas serta adanya bekas luka jahitan di pelipis atau dahi sebelah kiri, dan luka itu sewaktu Asep masih kecil jatuh di kamar mandi,”bebernya.

Burhan mengungkapkan, perasaan keluarga pastinya bercampur aduk mengetahui kabar tersebut. Menurutnya, Ia tak bertemu dengan kakaknya Asep hampir 17 tahun, bahkan kakaknya tersebut disangka sudah meninggal karena sudah ditahlilkan.

“Ya percaya nggak percaya kabar ini, karena kakak ini kan sudah ditahlilkan mulai 7 hari, 40 hari dan mendak (satu tahun). Ternyata dapat kabar, kakak masih hidup dan saya bersyukur Alhamdulillah sekali jika kabar ini memang benar,” katanya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad membenarkan Satbrimob Polda Lampung sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga Abrip Asep. Polda Lampung memfasilitasi keluarga Asep guna melakukan penjemputan terhadap Abrip Asep di Aceh.

“Sudah dikoordinasikan dengan keluarganya. Jumat pagi tadi, keluarganya yakni kakak dan adik Abrip Asep, Mahyudin dan Saiful diterbangkan menuju ke Aceh untuk dipertemukan dengan pria diduga Asep yang sedang dirawat di RSJ Aceh tersebut,”kata Pandra.

Di Aceh, keluarga akan melakukan serangkaian tes DNA.

“Pihak keluarganya juga berharap, agar Asep dapat menjalani pengobatan di Lampung,” pungkasnya.

Kabar ditemukannya Asep bermulaberedarnya rekaman video berdurasi 00.12 detik yakni pertemuan anggota Polda Aceh yang mengaku salah satuteman seangkatan Asep di kepolisian di RSJ Banda Aceh,

Dalam rekaman video itu, tampak terlihat rekannya begitu gembira dapat bertemu dengan Asep dan menyampaikan informasi ke rekan polisi seangkatan letting 351. Selain itu juga, dalam sebuah foto yang diunggah akun @ndorobeii, terlihat Asep didatangi oleh rekan sesama polisi.

Dalam unggahan tersebut juga dijelaskan, bahwa saat terjadinya Tsunami yang mengguncang Aceh pada tahun 2004, Asep sedang bertugas di posko pengamanan. Pasalnya, saat itu Aceh sedang bergejolak politik dengan adanya Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ibu dan Siswa Tewas, Jumlah Korban Militer Myanmar 238 Orang

Next Post

Warga Aceh Besar Digegerkan Temuan Benda Diduga Mortir Aktif

Next Post

Warga Aceh Besar Digegerkan Temuan Benda Diduga Mortir Aktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

26/08/2026
KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

26/08/2026
Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

26/08/2026
Trump Desak Saudi Rujuk dengan Israel Jika Mau Deal Nuklir Lanjut

Trump Desak Saudi Rujuk dengan Israel Jika Mau Deal Nuklir Lanjut

26/08/2026
Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com