Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ibu dan Siswa Tewas, Jumlah Korban Militer Myanmar 238 Orang

Admin1 by Admin1
21/03/2021
in Internasional
0
Ibu dan Siswa Tewas, Jumlah Korban Militer Myanmar 238 Orang

Foto ilustrasi. Korban junta militer Myanmar. (REUTERS/STRINGER)

Jakarta – Seorang ibu dan siswa sekolah menengah tewas dalam demo anti-junta militer di Myanmar. Dengan bertambahnya korban tersebut, maka total sebanyak 238 orang telah menjadi korban aparat sejak kudeta militer berlangsung pada 1 Februari lalu.

Melansir The Irrawaddy, Minggu (21/3), kedua korban tersebut merupakan bagian dari tujuh orang korban tewas pada bentrokan Jumat (19/3) larut malam dan Sabtu (20/3) waktu setempat.

Dua hari kemarin merupakan pekan keenam protes terhadap rezim militer berlangsung. Gelombang demonstrasi di seluruh negeri membuktikan bahwa gerakan anti-rezim militer tidak berkurang.

Siswa sekolah menengah itu diketahui bernama Aung Kaung Htet (15), dari Kotapraja Thaketa, Yangon. Seorang saksi mata mengatakan tentara dan polisi menyerbu ke lingkungan mereka sekitar pukul 15.00 waktu setempat, ketika pengunjuk rasa, termasuk Aung Kaung Htet, sudah bubar.

“Mereka menembakkan peluru secara langsung selama hampir 10 menit,” kata seorang saksi mata kepada The Irrawaddy.

Aung Kaung Htet dikenal tetangganya sebagai anak yang sangat aktif. Meski masih berusia 15 tahun, ia telah mengambil bagian dalam setiap protes anti-rezim di daerah itu. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Di lokasi yang berbeda, Daw Malar Win (39), juga menjadi korban kebrutalan junta militer Myanmar. Ibu tiga orang anak ini keluar dari rumahnya ketika mendengar tembakan di lingkungannya pada Jumat malam.

Namun, polisi dan tentara telah melancarkan serangan terhadap orang-orang yang turun ke jalan karena dinilai melawan.

“Dia hanya penonton. Dia tidak bisa lari ketika tentara menyerbu ke jalan dan dipukuli. Dia berlutut dan memohon kepada mereka untuk tidak menangkapnya, “kata seorang saksi mata.

Sayangnya, pasukan militer menahan Daw Malar Win. Sabtu paginya, keluarganya diminta untuk mengambil jenazahnya.

“Ada memar di wajahnya. Ternyata dia disiksa (saat berada di) tahanan,” kata seorang anggota serikat mahasiswa yang membantu keluarga mengambil jenazahnya.

Selain kedua, aksi pada dua hari lalu juga menewaskan Ko Thet Paing Soe (28), Ko Kyaw Zwa (27), Ko Myo Myint Aung (27) dan Ko Naing Lin Aung (26). Mereka tewas di tempat yang berbeda.

Seperti diketahui, junta militer Myanmar telah melakukan tindakan keras terhadap pengunjuk rasa di seluruh negeri yang menentang kekuasaan militer. Angkatan bersenjata Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1 Februari.

Hal tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak baik dari Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun para pemimpin sejumlah negara di Barat dan Asia Tenggara.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kronologi Malaysia Usir Dubes Korea Utara

Next Post

Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Next Post
Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Asa Penantian 17 Tahun Keluarga Brimob Asep Usai Tsunami Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026
Guru SD dari Kecamatan Meukek Ikut Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran

Guru SD dari Kecamatan Meukek Ikut Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran

16/04/2026
Kasus Beasiswa Fiktif Terkuak, Kejati Aceh Periksa 67 Saksi

Kasus Beasiswa Fiktif Terkuak, Kejati Aceh Periksa 67 Saksi

16/04/2026
45 Menara Telekomunikasi di Baiturrahman Didata Pemko Banda Aceh

45 Menara Telekomunikasi di Baiturrahman Didata Pemko Banda Aceh

16/04/2026
Bupati Aceh Besar Kunjungi Sekolah Rakyat Darussa’adah di Darul Imarah

Bupati Aceh Besar Kunjungi Sekolah Rakyat Darussa’adah di Darul Imarah

16/04/2026

Terpopuler

Abi Roni Ikut Retreat Nasional di Magelang, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Abi Roni Ikut Retreat Nasional di Magelang, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

15/04/2026

Ibu dan Siswa Tewas, Jumlah Korban Militer Myanmar 238 Orang

Rangkaian HUT Abdya ke-24, Pemkab Adakan Lomba Dalil Khairat

Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com