Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Syech Fadhil Singgung Soal ‘Identitas ke-Aceh-an’ di Makam Cut Nyak Dhien

Admin1 by Admin1
29/03/2021
in Nanggroe
0

SUMEDANG – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc, berkunjung ke Makam Cut Nyak Dhien, Sumedang, Jawa Barat, Minggu 28 Maret 2021.

Kegiatan ini dilakukannya di sela-sela kegiatan Komite III DPD RI yang sedang berkunjung ke Jawa Barat.

“Alhamdulillah, akhirnya berkesempatan ziarah. Sudah lama ingin kesini,” ujar pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.

Wakil Ketua Komite III DPD RI ini mengaku kagum dengan kondisi komplek makam pahlawan wanita asal Aceh yang sangat terawat.

Kondisi komplek makam Cut Nyak Dhien bersih serta sangat terawat. Kondisi ini malah lebih baik dibandingkan dengan komplek makam pahlawan yang berada di Aceh.

“Semoga semangat dan merawat makam leluhur bisa menular bagi pimpinan kita di Aceh. Cut Nyak Dhien itu pahlawan Aceh tapi dirawat dengan baik di sini (Sumedang-red),” kata mantan ketua IKAT Aceh ini lagi.

Selain itu, Syech Fadhil mengaku ada dua pelajaran yang dipetiknya dari mengunjungi makam Cut Nyak Dhien. Pertama, keikhlasan Cut Nyak Dhien dalam berjuang demi agama dan Aceh, menjadi contoh yang harus ditiru oleh semua kita.

“Cut Nyak Dhien tidak berjuang untuk kepentingan duniawi semata, tapi beliau mewarisi semangat juang yang tinggi yang akan terus dikenang oleh generasi sekarang, tak hanya di Aceh tapi juga Indonesia,” katanya.

Yang kedua, kata Syech Fadhil, bagaimana Cut Nyak Dhien mempertahankan identitas ke-Aceh-annya meski telah dibuang hingga ke Sumedang.

Bicara identitas ke-Aceh-an, katanya, maka agama dan patriotisme sudah melekat.

“Ini harus menjadi contoh bagi kita, bek sampee baro lewat u Medan bacut, ka tuwoe keu Aceh. Ka sombong,” kata Syech Fadhil.

Kedua hal tadi, katanya, menjadi cemeti bagi dirinya untuk berbuat lebih baik lagi untuk agama dan Aceh.

“Keikhlasan untuk terus berbuat,” kata dia.

Kegiatan disana, kata Syech Fadhil, selain berdoa juga melaksanakan shalat di meunasah Tjut Njak Dien yg ada di komplek makam. Syech Fadhil juga menyempatkan ngobrol dengan kang Asep, penjaga makam Cut Nyak Dhien.

Menurut Asep, Makam Cut Nyak Dhien selalu ramai dikunjungi oleh warga dari berbagai daerah. Tak hanya dari Aceh, Cut Nyak Dhien juga jadi ikon perjuangan seluruh wanita di nusantara.

Previous Post

Kebun Warga Aceh Porak Poranda Diamuk Kawanan Gajah

Next Post

Bupati Siak ‘Tergoda’ dengan Kuliner Aceh

Next Post
Bupati Siak ‘Tergoda’ dengan Kuliner Aceh

Bupati Siak 'Tergoda' dengan Kuliner Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi di Takengon

Pemerintah Aceh Gelar Pasar Murah Tekan Inflasi di Takengon

01/07/2026
Krak, 1.544 Personel Polda Aceh Naik Pangkat

Krak, 1.544 Personel Polda Aceh Naik Pangkat

01/07/2026
Bupati Pastikan Tak Ada Warga Huntara Terlewat, Dinsos Pidie Jaya Salurkan Bantuan Susulan

Bupati Pastikan Tak Ada Warga Huntara Terlewat, Dinsos Pidie Jaya Salurkan Bantuan Susulan

01/07/2026
Aceh Tamiang Realisasikan TKD Tambahan Rp 36,8 Miliar untuk Tiga Prioritas Pemulihan Pascabanjir

Aceh Tamiang Realisasikan TKD Tambahan Rp 36,8 Miliar untuk Tiga Prioritas Pemulihan Pascabanjir

01/07/2026
Aisyiyah Kota Banda Aceh Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Syariah bagi Pelaku UMKM

Aisyiyah Kota Banda Aceh Gelar Pelatihan Literasi Keuangan Syariah bagi Pelaku UMKM

01/07/2026

Terpopuler

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026

Syech Fadhil Singgung Soal ‘Identitas ke-Aceh-an’ di Makam Cut Nyak Dhien

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

PN Meureudu Berhasil Laksanakan Eksekusi Sukarela Ruko di Pidie Jaya

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com