Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Kombatan GAM Pulang Usai 20 Tahun Dinyatakan Meninggal (Bagian 2)

redaksi by redaksi
28/05/2021
in Feature
0
402 Formasi CPNS Untuk Pidie Jaya Akan Segera Dibuka Tahun Ini

RIDWAN turut dibawa ke Jakarta saat satuan marinir tadi ditarik dari Aceh. Namun hal ini tak juga membuat nasibnya menjadi lebih baik.

Saat menjalani kehidupan di tahanan militer, ia kemudian bertemu dengan seorang wanita yang bekerja sebagai tukang masak.

Beruntung, tak lama kemudian, GAM dan RI kemudian berdamai usai Tsunami menerjang Aceh diakhir 2004 lalu.

“Sekitar tahun 2006, saya dilepas,” ujar pria yang akrab disapa Wan Jawiw ini kepada Iskandar lagi.

Ridwan kemudian mengaku lupa apa yang terjadi pada diri saat itu.

Ia mengaku sempat tinggal di Banten, kampung istrinya dan kini menetap di Bandung.

Selama ingatannya kembali, ia mengaku jarang berjumpa dengan warga asal Aceh di Jakarta.

“Saya sehari-hari berjualan. Berjualan rujak,” kisah Ridwan.

Ridwan mengaku sempat mengirim surat yang ditujukan kepada keluarga untuk mengambarkan keberadaannya di Jakarta. Namun surat tersebut ternyata tak pernah sampai ke keluarga.

Sebelum puasa kemarin, ia kembali bertemu dengan salah seorang sopir truk asal Aceh. Ia kemudian kembali mengirim surat untuk diberitahu pada keluarga.

“Kedua orangtua saya sudah meninggal. Kalau pulang berarti ke rumah nenek,” ujarnya dalam bahasa Aceh.

Oleh sopir tadi, surat tersebut kemudian diserahkan kepada salah seorang anggota KPA Sagoe Sweden, yang menjadi korp Ridwan semasa konflik.

Anggota KPA Sagoe Sweden sempat terkejut kala menerima surat ini. Ini karena mereka menganggap telah meninggal sejak akhir 2003.

Melalui nomor handphone di surat tadi, salah seorang anggota KPA menghubungi Ridwan dan berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan, mereka baru percaya bahwa sosok tadi adalah Wan Jawiw, rekan mereka semasa konflik.

“Anggota KPA tadi menghubungi saya, dan kita fasilitasi pulang ke Aceh bersama istri dan anaknya. Wan Jawiw juga dijemput tim saya dari Kualanamu untuk dibawa pulang ke Aceh Timur via darat,” kata Iskandar.

“Saya akan mengantar hingga ke rumah,” ujar politisi muda PA ini lagi.

[Bersambung]

Previous Post

KPA Tanpa Panglima di Dua Wilayah Aceh

Next Post

402 Formasi CPNS Untuk Pidie Jaya Akan Segera Dibuka Tahun Ini

Next Post
Ini Formasi CPNS Aceh 2019, Berminat?

402 Formasi CPNS Untuk Pidie Jaya Akan Segera Dibuka Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

14/06/2026
Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

14/06/2026
Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

14/06/2026
Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

14/06/2026
Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran

Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran

14/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Kisah Kombatan GAM Pulang Usai 20 Tahun Dinyatakan Meninggal (Bagian 2)

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com