Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Keluarga Didorong Untuk Optimalkan Peran Pemenuhan Hak Kesehatan Perempuan dan Anak

Admin1 by Admin1
03/07/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati menyampaikan peran aktif keluarga sangat penting dalam mengoptimalisasi pemenuhan hak kesehatan bagi perempuan dan anak khususnya dalam menghadapi masa pendemi Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Dyah dalam webinar kolaborasi “Pemenuhan Hak Kesehatan Perempuan dan Anak di Massa
Pandemi” yang berlangsung secara Hibrid di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (3/7/2021).

Webinar itu merupakan hasil kerjasama TP PKK Aceh, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Aceh, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh, Unicef, Flower, Balai Syura, dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), serta turut di ikuti oleh seluruh PKK di Kabupaten dan Kota.

Dyah menuturkan, salah satunya dengan mengubah kebiasaan sehari-hari untuk lebih disiplin pada penerapan protokol kesehatan dalam mempersiapkan diri menghadapi adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya menjaga kesehatan awal bagi anggota keluarga.

“Mendisiplinkan seluruh perilaku anggotanya dengan mengedukasi anak supaya mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Dyah.

Untuk menunjang itu semua, kata Dyah keluarga juga harus mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan hidup anggota keluarga, serta menanamkan kebiasaan pola hidup sehat dengan berolahraga teratur, dan saling memelihara kesehatan mental anggotanya.

“Di masa pandemi kita juga harus saling memotivasi dan menguatkan sosial kemasyarakatan. Pandemi bukan berarti menghentikan langkah kita untuk tidak sehat,” ujar Dyah.

Sementara itu Health Specialist Unicef, dr. Tira Aswitama mengatakan di masa tanggap darurat Covid-19 telah memberi tekanan besar pada sistem kesehatan di Indonesia, sehingga mengganggu keberlangsungan pelayanan kesehatan rutin akibat pembatasan pergerakan masyarakat.

“Hal itu telah berdampak pada menurunnya pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak (KIA) dan itu berpotensi menyebabkan ketimpangan status kesehatan ibu dan anak semakin melebar,” terang Tira.

Untuk memastikan pemenuhan hak layanan kesehatan esensial ibu dan anak dapat berjalan dengan baik, maka, harus diberikan pedoman-pedoman modifikasi layanan kesehatan esensial ibu dan anak di masa pandemi, dan itu juga harus didukung dengan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan yang aman melalui lokakarya daring, blended learning, dan on the job training/kalakarya.

Pertemuan itu menerapkan protokol kesehat ketat, yaitu memakai masker dan menjaga jarak.[]

Previous Post

Mualem dan Wagub Sumut Gelar Pertemuan, Ini yang Dibahas

Next Post

Gubernur Letakkan Batu Pertama Pembangunan 18 Rumah Korban Tanah Bergerak

Next Post

Gubernur Letakkan Batu Pertama Pembangunan 18 Rumah Korban Tanah Bergerak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Di Era Digital, Pemuda Pilar Kekuatan Politik Masa Depan

Di Era Digital, Pemuda Pilar Kekuatan Politik Masa Depan

15/09/2026
Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

Sekretariat DPRK Abdya Dukung Instruksi Bupati Aktivasi IKD bagi ASN, PPPK dan Non ASN

15/09/2026
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027, Berikut Daftarnya

15/09/2026
Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

Hoaks Menyebar dalam Detik, PWI Pidie Jaya: Anak Muda Harus Jadi Filter

15/09/2026
Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

Dr Nasrul: Indikasi Maladministrasi Membayangi Proses Perizinan IUP di Samadua

15/09/2026

Terpopuler

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Keluarga Didorong Untuk Optimalkan Peran Pemenuhan Hak Kesehatan Perempuan dan Anak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com