BANDA ACEH – Bobroknya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2021 memunculkan perspektif negatif pada publik. Sehingga hal ini membuat masyarakat semakin tidak percaya terhadap Pemerintah Aceh.
Hal tersebut dikatakan oleh Dias Rahmatullah, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Aceh Besar (HIMAB) kepada media pada Selasa 6 Juli 2021.
“Ditengah pandemi yang merugikan ekonomi masyarakat semakin parah, Pemerintah Aceh mempernontonkan bobroknya realisasi anggaran yang sangat tidak etis,” kata Dias.
Dias melanjutkan bahwa, Realisasi dana Otsus yang tidak menjawab hal subtansial persoalan masyarakat yang dilakukan Pemerintah Aceh akan membuat kerugian ekonomi Aceh akan semakin parah.
“Oleh hal tersebut, kami mewakili mahasiswa Aceh Besar menyarankan kepada pemangku kebijakan di Aceh, agar pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dikembalikan lagi kepada kabupaten/kota di Aceh.”
“Hal ini mengingat agar perencanaan kegiatan/program dari dana Otsus yang dilakukan oleh kabupaten/kota akan lebih menyentuh masyarakat pada kabupaten/kota dan tentunya lebih tepat sasaran,” kata Dias.








