Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Terkait Virus Corona Varian Alpha, DPRA Minta Pemerintah Perketat Penjagaan Perbatasan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/07/2021
in Lintas Barat Selatan
0

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Pemerintah Provinsi Aceh agar memperketat pemeriksaan setiap kedatangan orang dari luar daerah baik melalui jalur udara maupun darat, terutama di wilayah perbatasan Aceh-Sumatera Utara untuk mencegah COVID-19 varian baru.

“Kita mendorong Pemerintah Daerah untuk memperketat arus mobilitas kedatangan dari luar daerah, bukan membatasinya, tapi memperketat, artinya selalu mengecek kelengkapan dan kesehatan setiap orang,” kata Wakil Ketua DPRA Safaruddin, S. Sos, MSP di Banda Aceh.

Dia menjelaskan untuk jalur udara perlu dilakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan bagi warga atau pendatang dari luar daerah melalui kedatangan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar.

Untuk melalui jalur darat pemerintah harus memperketat pemeriksaan kesehatan, kelengkapan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19 terkait mobilitas orang di wilayah perbatasan Aceh-Sumut, meliputi empat pintu masuk seperti Aceh Tamiang, Aceh Singkil dan Aceh Tenggara, dan Subulussalam.

Menurut Safaruddin, Pemerintah Provinsi harus bergerak cepat dalam mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Apalagi, saat ini di Sumut, sebagai provinsi tetangga Aceh juga telah terdeteksi virus corona varian baru yakni varian Alpha. Hal itu juga mengingat mobilitas warga daerah Tanah Rencong itu ke Sumut atau sebaliknya cukup tinggi.

“Karena varian baru (COVID-19) kalau kita lihat perkembangan di Pulau Jawa sudah luar biasa ganas, makanya harus ada kewaspadaan, terutama sekali bagi yang mempunyai mobilitas cukup tinggi ke luar daerah baik, jalur udara maupun darat melalui Sumatera Utara,” kata Politikus Partai Gerindra itu pada rilis yang diterima awak media, Kamis (08/07/2021).

Selain itu, Safaruddin juga meminta Kabupaten/Kota agar terus berkoodinasi dengan pemerintah Provinsi dalam menjalani kebijakan pengetatan pemeriksaan di wilayah perbatasan.

Walau bagaimanapun, pemerintah Kabupaten/Kota memiliki keterbatasan sehingga butuh dukungan dari Pemerintah Provinsi, baik dari anggaran, tenaga kesehatan, maupun pihak keamanan, katanya.

Di samping itu, dia juga meminta Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten/Kota untuk meningkatkan pelacakan (Tracing) dan pemeriksaan (Testing) bagi warga yang baru datang dari luar daerah melalui Gampong-gampong agar selalu disiplin melakukan isolasi mandiri.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di setiap Kabupaten/Kota juga harus selalu siaga apabila terjadi lonjakan kasus yang signifikan di wilayah Aceh, sehingga tidak semua pasien dapat rujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, sebagai rumah sakit rujukan utama pasien COVID-19.

“Paling tidak kita juga harus menyiapkan manajemen resikonya. Artinya, setiap rumah sakit di kabupaten/kota harus selalu stanby, apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi terburuk,” katanya.

“Kita juga mengimbau agar masyarakat yang melangsungkan tradisi qurban saat Hari Raya Idul Adha nanti selalu memperhatikan protokol kesehatan, karena penanganan COVID-19 ini butuh kerjasama dari semua elemen masyarakat,” pungkas Safaruddin.

Reporter: Rusman

Previous Post

Pesantren Tabina; dari Rehab, Skill Mekanik hingga Wirausaha

Next Post

Brat Laju-laju, Warkop di Banda Aceh Wajib Tutup Pukul 17.00 WIB

Next Post
Tak Patuh Aturan Jaga Jarak, Warkop di Aceh Bakal Ditutup

Brat Laju-laju, Warkop di Banda Aceh Wajib Tutup Pukul 17.00 WIB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

02/04/2026
Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026
Milad ke-50 Tahun, Prof Sulaiman Tripa Luncurkan 2 Buku Baru

Milad ke-50 Tahun, Prof Sulaiman Tripa Luncurkan 2 Buku Baru

02/04/2026
Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Dua Jembatan Darurat di Aceh Tengah Kembali Ambruk Akibat Banjir Bandang

02/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com