Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Dua Jembatan Darurat di Aceh Tengah Kembali Ambruk Akibat Banjir Bandang

redaksi by redaksi
02/04/2026
in Lintas Tengah
0
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Salah satu jembatan darurat di wilayah Ketol Kabupaten Aceh Tengah kembali rusak akibat banjir bandang, di Aceh Tengah, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/HO/BPBA)

TAKENGON – Sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah kembali dilanda banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut sejak Selasa sore, 31 Maret 2026. Bencana ini menyebabkan dua jembatan darurat kembali rusak dan sejumlah desa terisolasi.

“Telah terjadi banjir bandang dan tanah longsor pada sejumlah kecamatan di Aceh Tengah,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, dalam laporannya di Banda Aceh seperti dilansir Antara, Rabu, 1 April 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima dari petugas Pusdalops, banjir bandang dan tanah longsor menghantam sejumlah lokasi. Kawasan terdampak meliputi Desa Sepakat di Kecamatan Celala, kemudian Desa Gele Pulo dan Jalan Bintang–Simpang Kraf di Kecamatan Bintang.

Selain itu, bencana juga melanda Desa Lumut dan jembatan Kala Ili di Kecamatan Linge, serta Desa Mendale dan Paya Kumbi di Kecamatan Kebayakan. Kerusakan juga terjadi pada jembatan darurat di Kecamatan Ketol.

“Akibat banjir bandang ini, dua jembatan darurat yang dibangun saat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu ambruk,” ujarnya.

Bahron menyampaikan, dampak dari ambruknya jembatan darurat tersebut menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Ketol dilaporkan kembali terisolasi. Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun pengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor ini.

“Tidak ada korban jiwa, serta pengungsi akibat dari banjir bandang dan tanah longsor ini,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah terus melakukan berbagai upaya penanganan. Petugas mengerahkan sebanyak tiga unit alat berat ke lokasi ambruknya jembatan.

“Saat ini, jalan Bintang–Sp Kraf telah normal kembali. Sedangkan penanganan dua jembatan yang hanyut dan ambruk, sedang dilakukan mobilisasi alat berat guna pembuatan jembatan darurat,” kata Bahron Bakti.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Imigrasi Banda Aceh Tingkatkan Sinergi Pengawasan Orang Asing

Next Post

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Next Post
Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Status Peringatan Tsunami Imbas Gempa Bitung M7,6 Dinyatakan Berakhir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com