Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Keren, Gua Karst di Tamiang Ini Memiliki Pesona Mengagumkan

Admin1 by Admin1
02/08/2021
in Pariwisata
0

TAMIANG- Kabupaten Aceh Tamiang kini memiliki salah satu potensi alam yang cukup mengagumkan, yakni gua karst atau batu gamping.

Bahkan menurut Lembaga swadaya masyarakat Kawasan Ekosistem Mangrove Pantai Timur Aceh (Kempra), gua karst di Aceh Tamiang merupakan yang terpanjang di Pulau Sumatra.

“Dari penelitian kami, gua karst Aceh Tamiang sepanjang 1.140 meter. Dan ini terpanjang di Pulau Sumatra,” kata Manajer Riset Kempra Andi Nur Muhammad seperti dilansir Antara di Aceh Tamiang, Minggu (1/8/2021).

Dia mengemukakan, gua tersebut berada di Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu dan masuk dalam kawasan konservasi ekosistem karst.

Gua tersebut, masih kata Andi, dinamakan masyarakat setempat, Goa Kubin atau Goa Sarang Burung karena di dalamnya banyak ditemukan sarang walet.

Dia memperkirakan, gua karst tersebut terbentuk jutaan tahun silam. Sebab, pembentukan gua karst itu hasil proses batuan terlarut.

Selain di Kaloy, karst atau bebatuan kapur juga ada ditemukan di tempat lain di Aceh Tamiang, tetapi bukan gua, melainkan bentang alam.

Sehingga menurutnya, bisa menjadi objek penelitian terkait sebaran karst di Kabupaten Aceh Tamiang.

Lantaran itu, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah untuk mengajukan karst tersebut ke Badan Geologi untuk ditetapkan sebagai kawasan lindung geologi.

“Dengan demikian, gua dan bentangan alam karst di Kabupaten Aceh Tamiang bisa menjadi laboratorium penelitian dan kepurbaan serta berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem dan cadangan air tanah,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kempra Izuddin Idris mengatakan pemkab setempat merencanakan kawasan bentang alam karst tersebut menjadi kawasan cagar alam geologi.

Langkah tersebut dituangkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Tamiang 2012-2032 yang telah ditetapkan dalam qanun atau peraturan daerah.

“Luas bentangan karst tersebut mencapai 37 ribu hektare lebih. Bentang alam karst tersebut merupakan potensi wisata minat khusus dan mitigasi bencana. Karena itu, kami mengharapkan kawasan karst tersebut ditetapkan sebagai kawasan lindung geologi,” katanya.

Sumber: antara via suara.com

Previous Post

Ismail Haniyeh Terpilih Lagi sebagai Pemimpin Hamas meski Tak Ada di Gaza

Next Post

53.818 Orang di Aceh Sudah Vaksinasi Covid-19

Next Post
14 Ribu Lebih Masyarakat Telah Divaksin di Lhokseumawe

53.818 Orang di Aceh Sudah Vaksinasi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026
Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

24/08/2026
Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

24/08/2026
Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Keren, Gua Karst di Tamiang Ini Memiliki Pesona Mengagumkan

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com