Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Greysia Polii Sudah Bertekad Cetak Sejarah Sejak Usia 13 Tahun

Admin1 by Admin1
03/08/2021
in Olahraga
0

Jakarta – Ganda putri Greysia Polii / Apriyani Rahayu mencetak sejarah dengan meraih medali emas Olimpiade Tokyo. Greysia menyatakan bahwa dirinya sudah merasa ditakdirkan menjadi pebulu tangkis yang akan mencatatkan rekor tersebut sejak masih kecil.

Dalam wawancara dengan laman resmi BWF, Greysia menyatakan tekad mencetak sejarah itu sudah tertanam sejak dirinya kecil. Minimnya prestasi Indonesia di nomor putri menjadi pemicu dirinya untuk bekerja keras.

“Dua pulu tahun lalu, ketika saya berusia 13 tahun, saya tahu Indonesia tak memiliki banyak sejarah di nomor ganda putri. Saya tahu saya terlahir untuk menjadi pemain badminton. Dan saya meyakini itu,” ujarnya.

“Saya baru berusia 13 tahun dan saya ingin mencetak sejarah untuk Indonesia di nomor ganda putri.”

Dia pun menceritakan bagaimana impiannya itu nyaris tak terwujud. Kejadian di Olimpiade London 2012 sempat membuatnya patah semangat dan nyaris gantung raket. Akan tetapi dorongan dari berbagai pihak plus kehadiran Apriyani Rahayu membuatnya terus melaju.

“Singat cerita, itu membutuhkan banyak komitmen. Untuk meraih impian, untuk bersabar, untuk tampil konsisten dalam tekanan demi meraih impian saya, dan di sinilah saya berada sekarang,” kata Greysia.

“Beberapa dari anda tahu bahwa Olimpiade London membuat saya patah semangat dan sejumlah orang mengatakan agar saya tak menyerah. Mereka yakin kepada saya. Jadi saya terus melaju dan kekecewaan terus hadir. Kemudian datanglah Apriyani.”

Di Olimpiade London 2012, Greysia yang berpasangan dengan Meiliana Jauhari sempat didiskualifikasi meskipun sudah lolos ke perempat final. Bersama dengan dua pasangan Korea Selatan dan satu pasangan Cina, mereka dianggap tak sportif karena berupaya mengatur hasil laga terakhir demi mendapatkan lawan yang diinginkan di perempat final.

Empat tahun berselang, Greysia kembali tampil di Olimpiade Rio de Janiero. Berpasangan dengan Krishinda Maheswari, Greysia melaju ke perempat final Olimpiade Rio 2016. Sayangnya langkah mereka dihentikan oleh pasangan Cina Tang Yan Ting / Yu Yang.

Setahun setelah Olimpiade Rio, Nitya mengalami cedera yang membuat dia harus gantung raket. Greysia sempat putus asa dan ingin ikut gantung raket. Pelatih ganda putri Eng Hian kemudian membujuknya untuk terus maju sambil menunggu pasangan yang lebih muda. Eng Hian juga yang memasangkan Greysia dengan Apriyani Rahayu.

Greysia pun menyatakan terima kasih kepada Apriyani yang berusia 10 tahun lebih muda darinya. Pasalnya Apriyani telah berusaha keras untuk membuat dia meraih impiannya itu.

“Saya berterima kasih kepada Apriyani untuk berlari bersama saya, apa pun kesulitannya.”

Greysia / Apriyani tercatat sebagai ganda putri pertama Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade. Dengan usia yang sudah 33 tahun, Olimpiade Tokyo bisa menjadi ajang terakhir Greysia Polii di pesta olahraga se-dunia tersebut. Sementara Apriyani Rahayu masih memiliki karir yang cukup panjang.

Sumber: Tempo

Previous Post

MS Jantho Gelar Sidang Judi Higgs Domino

Next Post

Mahfud Md Sejak Awal Duga Sumbangan Rp 2 T Keluarga Akidi Tio sebagai Prank

Next Post

Mahfud Md Sejak Awal Duga Sumbangan Rp 2 T Keluarga Akidi Tio sebagai Prank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

24/08/2026
Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

24/08/2026
Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

23/08/2026
Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

23/08/2026
Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

23/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Greysia Polii Sudah Bertekad Cetak Sejarah Sejak Usia 13 Tahun

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com