Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Uni Emirat Arab Cabut Larangan Penerbangan Transit dari India

Admin1 by Admin1
04/08/2021
in Internasional
0

Jakarta – Uni Emirat Arab akan mencabut larangan penerbangan transit dari India, Pakistan, Nigeria dan negara-negara lain mulai 5 Agustus. Uni Emirat Arab yang menjadi pusat perjalanan internasional, telah melarang penumpang dari banyak negara Asia Selatan dan Afrika selama beberapa bulan terakhir karena pandemi virus corona.

Natioanl Emergency and Crisis Management Authority (NCEMA) mengatakan mengatakan di Twitter bahwa penumpang yang bepergian dari negara-negara tersebut bisa transit di UEA mulai Kamis besok. Namun para penumpang wajib menunjukkan tes PCR negatif yang diambil 72 jam sebelum keberangkatan.

Negara yang menjadi tujuan akhir penerbangan, menurut NCEMA, harus memberi persetujuan. Penumpang transit diatur akan menempati ruangan terpisah dengan penumpang dari Uni Emirat Arab. Selain India, Pakistan dan Nigeria, larangan transit berlaku pula untuk Nepal, Sri Lanka, dan Uganda.

NCEMA mengatakan bahwa larangan masuk ke UEA untuk penumpang dari negara-negara tersebut segera dicabut. Mereka yang boleh masuk adalah warga yang memiliki izin tinggal yang sah dan telah disertifikasi oleh otoritas Uni Emirat Arab. Mereka juga disyaratkan telah divaksinasi penuh.

Sebelum mengajukan izin masuk melalui online, penumpang pesawat wajib menunjukkan tes PCR virus corona negatif yang diambil 48 jam sebelum keberangkatan. Mereka yang bekerja di sektor medis, pendidikan atau pemerintah di negara Teluk Arab serta mereka yang belajar atau menyelesaikan perawatan medis di Uni Emirat Arab, akan dibebaskan dari persyaratan vaksinasi.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Sebut Hibah Akidi Tio Tak Ada Unsur Pidana, Pakar Minta Polisi Tidak Cari Pasal

Next Post

Pangeran Arab Saudi: Iran Semakin Berani di Timur Tengah

Next Post

Pangeran Arab Saudi: Iran Semakin Berani di Timur Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

Ohku, Seorang Remaja Meninggal Saat Snorkeling di Sabang

30/03/2026
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

Pejabat Iran Pilihan Trump Tantang AS: Kami Tunggu Kedatangan Amerika!

30/03/2026
Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

Israel Larang Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus untuk Misa Suci

30/03/2026
Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

Darwati A Gani Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

29/03/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

Wakil Bupati Aceh Besar Serahkan SK Pembentukan Tim Pemekaran DOB Seuramoe Aceh

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com