Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Presiden Raisi Haramkan Iran Miliki Senjata Nuklir

Admin1 by Admin1
06/08/2021
in Internasional
0

TEHERAN – Presiden Iran Ebrahim Raisi menegaskan bahwa pemerintahannya memegang teguh fatwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang mengharamkan negaranya membuat senjata nuklir . Komitmen itu disampaikan saat pelantikannya sebagai presiden pada hari Kamis.

“Pemerintah Republik Islam, menurut fatwa Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, melarang senjata nuklir, dan senjata ini tidak memiliki tempat dalam strategi pertahanan Republik Islam,” kata Raisi.

Meski melarang membuat senjata pemusnah massal, anak didik Khamenei ini tetap menuntut pencabutan sanksi atau embargo internasional terhadap Iran.

“Kebijakan tekanan dan sanksi tidak akan membuat rakyat Iran menyerah mengejar hak hukum mereka, termasuk hak atas pembangunan. Sanksi terhadap Iran harus dicabut dan kami akan mendukung rencana diplomatik apa pun yang mencapai tujuan ini,” paparnya, seperti dikutip Newsweek, Jumat (6/8/2021).

Presiden pengganti Hassan Rouhani tersebut bertekad mencapai kesepakatan nuklir dengan negara-negara kekuatan dunia di Wina.

Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Ned Price mengatakan Amerika juga siap untuk melanjutkan pembicaraan kesepakatan nuklir, selama itu untuk kepentingan negaranya.

“AS akan membela dan memajukan kepentingan keamanan nasional kami dan kepentingan mitra kami,” kata Price.

“Kami berharap Iran akan mengambil kesempatan sekarang untuk memajukan solusi diplomatik dan solusi diplomatik yang ada di hadapan kita semua. Kami menunggu untuk melihat pendekatan yang akan diambil oleh pemerintah baru di Iran.”

Dia mengatakan bahwa pihak AS siap untuk kembali ke Wina, dan mengakui penegasan kembali dukungan Raisi baru-baru ini untuk diplomasi. Namun Price mengatakan bahwa tawaran itu tidak akan berlangsung selamanya.

“Semakin lama ini berlangsung, keuntungan bagi keamanan nasional kita yang akan diperoleh dengan saling mengembalikan kepatuhan akan mulai berkurang oleh kemajuan yang dapat dibuat Iran sementara belenggu saat ini dihapus dari program nuklirnya,” kata Price. “Jadi kami memperhatikan hal itu dan itulah mengapa kami mendesak pemerintah baru Iran untuk kembali berdiplomasi.”

“Jika Presiden Raisi sungguh-sungguh dalam tekadnya untuk melihat sanksi dicabut, ya, itulah yang ada di atas meja di Wina,” imbuh diplomat Amerika tersebut.

Di lain pihak, Israel, yang secara luas diyakini memiliki persenjataan nuklir semi-rahasia sendiri, telah menentang segala upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir itu.

Sehari sebelum mengeluarkan peringatan eksplisitnya kepada Iran, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan pada pengarahan bersama Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid kepada para duta besar asing bahwa Teheran telah melanggar perjanjian nuklir. “Dan hanya 10 minggu lagi untuk memperoleh bahan-bahan tingkat senjata yang diperlukan untuk senjata nuklir,” katanya.

“Sekarang adalah waktunya untuk perbuatan, kata-kata tidak cukup,” kata Gantz.

“Sudah waktunya untuk melakukan tindakan diplomatik, ekonomi, dan bahkan militer, jika tidak, serangan akan berlanjut.”

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Gubernur Aceh Hadiri Festival Ekonomi Syariah 2021

Next Post

Selebgram Turki Diadili di Negaranya karena Foto di Museum Seks Belanda

Next Post

Selebgram Turki Diadili di Negaranya karena Foto di Museum Seks Belanda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sarjev Ajak Masyarakat Dukung Penampilan Yudi Amirul di Aceh Jazz Fusion

Sarjev Jadi Moderator Workshop Musik Jazz Fusion di Taman Seni dan Budaya Aceh

04/07/2026
Ratoh Muda Tampil di Taman Budaya Aceh, UBBG Bergerak Selamatkan Warisan Budaya

Ratoh Muda Tampil di Taman Budaya Aceh, UBBG Bergerak Selamatkan Warisan Budaya

04/07/2026
Peringatan Pemkab: Siapa Pun yang Minta Uang Atas Nama Bupati Pidie Jaya Dipastikan Penipu

Peringatan Pemkab: Siapa Pun yang Minta Uang Atas Nama Bupati Pidie Jaya Dipastikan Penipu

04/07/2026
Hadiri HUT ke-26 APKASI , Bupati Al- Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah

Hadiri HUT ke-26 APKASI , Bupati Al- Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah

04/07/2026
Banda Aceh Dinilai Butuh Gudang Komoditas Pangan Hortikultura

Banda Aceh Dinilai Butuh Gudang Komoditas Pangan Hortikultura

04/07/2026

Terpopuler

Presiden Raisi Haramkan Iran Miliki Senjata Nuklir

06/08/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com