Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital

Admin1 by Admin1
23/08/2021
in Lintas Timur
0
Cerdas Berinternet di Era Digital, Ini yang Perlu Diketahui

Lhoksukon — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Senin, 26 Juli 2021 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum, dihadiri oleh sekitar 503 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Arief Rama Syarif, S.T, M.Kom, Staf ahli bidang IT PT. Prima Armada Jaya; Asrul Sani, S.T, M.Kom, M.T, Operational Manager PT. Mega Laras Lestari; Dr. Ernita Dewi, S.Ag, M.Hum, Dosen Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry; dan Nanda Imanda, ST, Penasehat Relawan Teknologi Informasi Komunikasi Aceh Utara. Andromeda bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada Sesi pertama, Arief Rama Syarif, S.T, M.Kom menyampaikan manfaat dari digital culture sendiri bisa menjadikan kita sebagai social media specialist, youtuber, content creator, dan social media influencer. Tapi di dalam digital culture memiliki beberapa tantangan seperti fail, failing is learning, try, initiatives are rewarded, blame, dan masih banyak lainnya.

Giliran pembicara kedua, Asrul Sani, S.T, M.Kom, M.T mengatakan di era digital kita harus lebih berhati-hati karena terdapat beberapa kejahatan. Phising, malicious domains, malware, rekayasa sosial, dan denial of service merupakan kejahatan yang sering terjadi. Selalu aktifkan 2FA atau two factor authentication, selalu waspada, hindari asal klik, cerdas menggunakan Email, jaga privasi, cek di Website Safety Check, tingkatkan keamanan perangkat, gunakan HTTPS, pergunakan jaringan yang dikenal secara bijak, aktifkan firewall, hindari root atau jailbreak, dan menggunakan Antivirus.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Dr. Ernita Dewi, S.Ag, M.Hum menjelaskan tingkatkan kesadaran diri tentang siapa kita, mau kemana hidup, pahami juga kenali semua orang dengan baik, jangan gampang terhasut, perkuat literasi, pastikan bicara atau tulisan untuk menabung kebaikan, dan ingat apa yang ditulis. Eksistensi diri harus diwujudkan dalam nuansa positif. Di era digital bisa membuat konten positif maupun menyebarkan pesan-pesan kebaikan dan semangat optimisme.

Pembicara keempat, Nanda Imanda, ST, menuturkan hardware atau perangkat keras merupakan suatu komponen pada komputer yang bisa dilihat secara kasat mata dan disentuh secara fisik. Software adalah kumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer. Sedangkan brainware adalah istilah untuk manusia yang menggunakan atau mengoperasikan komputer.

Andromeda selaku Key Opinion Leader menyampaikan menceritakan pengalamannya yang pernah di bully di media sosial, ia di katai secara fisik. Tetapi beliau belajar untuk menyeimbangkan kubu yang pro maupun kubu yang kontra. Sebisa mungkin ia sebagai presenter untuk lebih netral.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Miftahul Husna yang bertanya bagaimana cara kita membangun SDM di era society 5.0 kedepannya serta soft skills apa yang harus kita punya untuk keberlangsungan hidup untuk tahun-tahun mendatang pak? Narasumber Arief Rama Syarif, S.T, M.Kom menanggapi Di era saat ini, softskill harus bisa kita kuasai secara bertahap.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Saatnya Peserta Didik Dan Guru Terampil Belajar Daring

Next Post

Ratusan Siswa Madrasah Aceh Barat Adu Kemampuan Sains

Next Post
Ratusan Siswa Madrasah Aceh Barat Adu Kemampuan Sains

Ratusan Siswa Madrasah Aceh Barat Adu Kemampuan Sains

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

12 Gampong Tuntas, Aceh Barat Kejar Penyelesaian Temuan Dana Desa Rp6,6 Miliar

12 Gampong Tuntas, Aceh Barat Kejar Penyelesaian Temuan Dana Desa Rp6,6 Miliar

08/06/2026
Kapal Pengangkut Ratusan Tabung LPG Tenggelam di Banda Aceh

Kapal Pengangkut Ratusan Tabung LPG Tenggelam di Banda Aceh

08/06/2026
Trump Langsung Telepon Netanyahu, Bujuk Israel Tak Balas Serangan Iran

Trump Langsung Telepon Netanyahu, Bujuk Israel Tak Balas Serangan Iran

08/06/2026
Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

08/06/2026
Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com