Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dewan PHRI Beberkan Nasib Perhotelan Selama Pandemi Covid-19

Admin1 by Admin1
27/08/2021
in Ekonomi
0
Sejumlah Hotel Berbintang di Aceh Mulai Rumahkan Karyawan

Ilustrasi hotel. (davidlee770924/Pixabay)

Jakarta – Dewan Pertimbangan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kosmian Pudjiadi mengatakan perhotelan menjadi sektor yang dominan tergerus selama pandemi covid-19. Terutama, dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

“Pada bulan Juni 2019 sebelum pandemi, pemasukan rata-rata hotel sekitar Rp 3 miliar. Lalu pada bulan Juni 2021 sebesar Rp 1 miliar, hingga pada saat PPKM mencapai Rp 150 juta,” kata Kosmian dalam keterangan tertulis pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Tak hanya itu, dunia usaha seperti restoran dan mal menyusul nasib perhotelan. Menurutnya, restoran dan mal yang lebih terdampak, terlebih dengan adanya kebijakan PPKM. “Alasan mengapa belum banyak pegawai yang di-PHK adalah karena banyak perusahaan yang belum bisa atau tidak mampu membayar pesangon,” ungkap Kosmian.

Menurutnya, orang yang paling berjasa di tengah pandemi Covid-19 ini adalah para ibu. Sebab, mereka berjasa dalam menghidupkan perekonomian dengan cara berjualan kecil-kecilan.

Kosmian juga membeberkan solusi untuk menghidupkan kembali perekonomian Indonesia. Salah satunya adalah menghidupkan kembali sektor pariwisata.

Terdapat cara untuk menghidupkan sektor pariwisata, yaitu memberikan 5 persen dana Pemulihan Ekonomi Nasional untuk sektor pariwisata, menghindari PPKM ketat dan cukup hanya dengan protokol kesehatan, dan memberikan tax deductible. Tak hanya itu, menggratiskan tes PCR. “Menggratiskan PCR dapat menjadi salah satu cara untuk pemulihan ekonomi,” katanya.

Ia kemudian menyatakan bahwa salah satu untuk menghidupkan dunia pariwisata adalah dengan menghidupkan Bali kembali. Syarat menghidupkan Bali kembali seperti akses vaksinasi di Bali mudah terjangkau, stimulus dana bagi pelaku pariwisata Bali, dan subsidi biaya bandara supaya rendahnya harga tiket pesawat.

“Serta, memberikan syarat yang sama untuk wisatawan asing ataupun lokal dan tidak perlu adanya PPKM, cukup menerapkan protokol Kesehatan yang ketat,” katanya.

Peneliti bidang ekonomi The Indonesian Institute Muhamad Rifki Fadilah juga menyebutkan bawah dampak PPKM Darurat begitu signifikan khususnya terhadap daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah. Berdasarkan data Bank Mandiri Institute, PPKM darurat mengakibatkan penurunan mobilitas yang berdampak pada penurunan belanja 17,2 persen.

Selain itu, restoran dan hotel mengalami tekanan yang lebih tajam. Namun, sektor ritel dan supermarket relatif stabil. Kemudian, kelompok yang paling tertekan dari adanya PPKM darurat adalah rumah tangga dengan pendapatan lebih rendah.

Sumber: tempo.co

Previous Post

Rumah Semi Permanen Milik Wawan Suboko Warga Abdya Terbakar

Next Post

IDEAS: Utang RI Diprediksi Tembus Rp 9.800 T di Akhir Pemerintahan Jokowi

Next Post
Netizen Geger soal Jokowi Sebut Bipang Kuliner Lebaran

IDEAS: Utang RI Diprediksi Tembus Rp 9.800 T di Akhir Pemerintahan Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Puitika Kopi, Ayo Ngopi Kita Bercerita

Puitika Kopi, Ayo Ngopi Kita Bercerita

11/07/2026
Guru PJOK SMAN 1 Calang Raih Juara II Nasional Kempo 2026

Guru PJOK SMAN 1 Calang Raih Juara II Nasional Kempo 2026

11/07/2026
Menteri Bahlil Pertimbangkan Permintaan Pengolahan Gas Andaman di KEK Arun

Menteri Bahlil Pertimbangkan Permintaan Pengolahan Gas Andaman di KEK Arun

11/07/2026
Bunda PAUD Aceh Timur Wujudkan PAUD Bermutu

Bunda PAUD Aceh Timur Wujudkan PAUD Bermutu

11/07/2026
Ancaman Terhadap Amien Rais, PW Muhammadiyah Aceh: Bukan Zamannya Lagi Premanisme Mengatur Hukum

Refleksi Pidato Menteri ESDM di Hermes, Nasrul Zaman: Momentum Emas Mengunci Skema Onshore Blok Andaman

11/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

Dewan PHRI Beberkan Nasib Perhotelan Selama Pandemi Covid-19

Bendungan Rukoh Resmi Beroperasi, Mampukah Menjawab Harapan Petani Pidie?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com