BANDA ACEH – Vaksinasi guru dan pelajar di Aceh masih rendah. Sejauh ini baru sekitar 10 ribu dari dari 94 ribu guru yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.
“Data terbaru 10 ribu lebih tenaga pendidik sudah divaksin,” Kepala Dinas Pendididkan Aceh Alhudri, Senin (30/8).
Rendahnya pencapaian vaksinasi juga terjadi pada remaja berusia 12-17 tahun di Aceh yang jumlahnya diperkirakan 577.015 orang, termasuk siswa sekolah dan madrasah serta santri pesantren. Alhudri mengatakan, dari jumlah itu baru 19.521 orang yang sudah disuntik vaksin pertama. Selain itu, terdapat 9 ribuan orang yang sudah menjalani vaksinasi kedua.
Menurut Alhudri, sudah saatnya murid usia 12 sampai 17 tahun untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Namun penyuntikan vaksin harus disetujui orang tua atau wali murid. “Untuk vaksinasi murid harus disosialisasikan lagi,” sebutnya.
Para guru di Aceh diharapkan bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi ini kepada murid dan walinya. Dinas Pendidikan Aceh, kata Alhudri, siap mengupayakan agar tim vaksinator turun ke sekolah-sekolah.
“Kita koordinasi dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) kalau anak-anak bisa divaksin, tim vaksin didatangkan ke sekolah-sekolah,” tutupnya.











