Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Krisis Ekonomi Myanmar Terparah dalam 20 Tahun Terakhir, Rakyat Kelaparan

Admin1 by Admin1
07/10/2021
in Internasional
0
Krisis Ekonomi Myanmar Terparah dalam 20 Tahun Terakhir, Rakyat Kelaparan

Demonstran menunjukkan salam tiga jari selama protes untuk solidaritas terhadap Pasukan Pertahanan Rakyat Mandalay, di Yangon, Myanmar 22 Juni 2021, dalam tangkapan layar yang diperoleh Reuters dari video media sosial.[REUTERS]

Jakarta – Perserikatan Bangsa-bangsa di Myanmar menyatakan negara ini sedang dilanda krisis ekonomi yang parah dalam 20 tahun terkahir. Menurut pejabat PBB untuk Myanmar, Andrew Kirkwood, jutaan orang terancam kelaparan dan setengah penduduk Myanmar atau 20 juta orang hidup dalam kemiskinan.

Jumlah orang yang membutuhkan bantuan telah naik tiga kali lipat menjadi 3 juta orang sejak negara itu diambil alih oleh militer pada 1 Februari 2021. Krisis ekonomi terjadi akibat dari meningkatnya perselisihan komunal, penggulingan militer dari pemerintah yang dipilih secara demokratis dan pandemi virus corona.

“Jadi apa yang terjadi di sini adalah krisis di atas krisis,” katanya pada Kamis pekan lalu.

Ketika tentara Myanmar merebut kekuasaan dari pemerintah Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, gelombang protes terjadi. Akibatnya lebih dari 1.100 orang tewas.

Mata uang Myanmar Kyat merosot hingga 60 persen sejak awal September lalu. Akibatnya harga pangan dan bahan bakar meroket.

Banyak toko emas dan tempat penukaran uang tutup. Sedangkan mata uang Myanmar, Kyat, merosot drastis. Bank Dunia memperkirakan ekonomi Myanmar akan turun hingga 18 persen tahun ini.

Juru bicara junta militer Zaw Min Tun mengatakan bank sentral tidak dapat memenuhi permintaan yang tinggi terhadap dolar. “Pemerintah sedang melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan situasi ini sebaik mungkin,” kata Zaw Min Tun pada konferensi pers reguler. “Seperti yang terjadi di bawah pemerintahan ini, pemerintah saat ini harus bertanggung jawab.”

Menurut militer, krisis ekonomi terjadi karena faktor eksternal dan pandemi virus corona. Namun ia tak merincinya. “Kami bertanggung jawab untuk membangun ekonomi kembali,” katanya.

Sumber: Temppo.co

Previous Post

Pansus TNKA DPRA Tinjau Kesiapan Pelabuhan Malahayati Ekspor Komoditas Aceh

Next Post

Dolar AS Naik Dipicu Kekhawatiran Inflasi setelah Melonjaknya Harga Minyak

Next Post
Dolar AS Naik Dipicu Kekhawatiran Inflasi setelah Melonjaknya Harga Minyak

Dolar AS Naik Dipicu Kekhawatiran Inflasi setelah Melonjaknya Harga Minyak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TRK Tinjau Kerusakan Asrama di Banda Aceh

TRK Tinjau Kerusakan Asrama di Banda Aceh

21/10/2026
Musriadi Perjuangkan Rumah Layak Huni hingga Beasiswa dan Pendidikan Dayah

Musriadi Perjuangkan Rumah Layak Huni hingga Beasiswa dan Pendidikan Dayah

21/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 21

21/10/2026
Penyaluran DD 2026 Tahap I dan II Pemkab Abdya Tembus 100 Persen

Penyaluran DD 2026 Tahap I dan II Pemkab Abdya Tembus 100 Persen

21/10/2026
Persada Abdya Tutup Babak 8 Besar Dengan Kemenangan 3-1 Atas Lahat FC

Persada Abdya Tutup Babak 8 Besar Dengan Kemenangan 3-1 Atas Lahat FC

21/10/2026

Terpopuler

Hujan Deras, Gayo Lues Diterjang Longsor Susulan di Desa Ketukah

Hujan Deras, Gayo Lues Diterjang Longsor Susulan di Desa Ketukah

20/10/2026

IKAT Aceh Lepas 208 Mahasiswa Baru ke Al-Azhar Mesir, Harapkan Dukungan Beasiswa

Maulid Nabi DPW Partai Aceh Pidie Jaya, Ratusan Warga Larut dalam Zikir dan Silaturahmi Berujung Senyum Anak Yatim

Persada Abdya Tutup Babak 8 Besar Dengan Kemenangan 3-1 Atas Lahat FC

Alumni FEBI UIN Ar-Raniry Berbagi Strategi Sukses Meraih Beasiswa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com