Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Mahasiswa UIN dibekali Teknik Konservasi Naskah

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/10/2021
in Kampus
0
Mahasiswa UIN dibekali Teknik Konservasi Naskah

BANDA ACEH – Sebanyak 100 mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dibekali dan dilatih teknik konservasi koleksi naskah pada kegiatan praktikum pelestarian dan pengawetan bahan pustaka. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 21-22 Oktober 2021 bertempat di Ruang Perpustakaan UPTD Museum Aceh.

Pelatihan dan praktikum yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan UPTD Museum Aceh turut menghadirkan pemateri dan instruktur dari tim konservasi dan restorasi pada Museum Aceh masing-masing, Jasmiati SPd, Rahmi Novianti SSn, Nurhawani SS, Muhammad Nur Aulia SPd MA, Zurny SIP, Henry Marviza Spsi dan Auliana AMd.

Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Nurhayati Ali Hasan, MLIS menjelaskan bahwa pelatihan dan praktikum pelestarian dan pengawetan bahan pustaka ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai teknis dasar konservasi koleksi mulai dari perawatan, pemeliharaan, pengawetan dan restorasi koleksi yang diperuntukkan untuk mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah pelestarian dan pengawetan koleksi.

“Kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan yang dipersiapkan sebagai calon pustakawan sesuai dengan SKKNI Bidang Perpustakaan salah satunya adalah kompetensi dalam bidang pelestarian koleksi perpustakaan,”kata Nurhayati dalam sambutannya, Kamis (21/10) di Ruang Perpustakaan Museum Aceh.

Selain itu, kata Nurhayati seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi informasi, maka perpustakaan juga dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan zaman.

“Meningkatnya kebutuhan informasi, tentu koleksi-koleksi yang ada diperpustakaan seperti naskah, koleksi langka tidak bisa dibiarkan begitu saja harus ada upaya untuk pemeliharaan dan pengawetan sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan memiliki umur yang lebih panjang,”kata Nurhayati.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah SSos melalui Kasubag Tata Usaha Nurhasanah SPd mengatakan bahwa kegiatan praktikum konservasi naskah merupakan tindak lanjut kerjasama yang telah terjalin antara Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan pihak Museum Aceh.

Museum sebagai lembaga warisan budaya bangsa, kata Nurhasanah mempunyai tugas dan fungsi pokok melaksanakan konservasi koleksi mulai dari perawatan, pemeliharaan, pengawetan dan restorasi warisan budaya. Oleh karena itu, pihak Museum Aceh khususnya bidang preparasi, konservasi dan restorasi mempunyai tanggungjawab untuk membekali para mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan yang selama ini bergelut dengan dunia perpustakaan.

“Kita sangat menyambut baik atas kerjasama ini dan akan selalu siap melatih para mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan sehingga kita berharap melalui kegiatan ini para peserta memiliki skill dasar untuk merawat dan melestarikan koleksi,”kata Nurhasanah.

Selama pelatihan berlangsung para mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah pelestarian dan pengawetan koleksi, Drs Syukrinur MLIS dan Nurul Rahmi SIP MA serta Mukhtaruddin MLIS selaku Sekretaris Prodi dan penanggungjawab kegiatan. [*]

Previous Post

Senator Aceh Minta Sekjend DPR RI Serahkan Draf RUU Perubahan UUPA

Next Post

Atlet FPTI Abdya Ikuti Vaksinasi Merdeka AKABRI 1999

Next Post
Atlet FPTI Abdya Ikuti Vaksinasi Merdeka AKABRI 1999

Atlet FPTI Abdya Ikuti Vaksinasi Merdeka AKABRI 1999

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026
Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

Ohku, 7 SPPG di Banda Aceh Setop Operasional MBG karena Dana Belum Cair

08/06/2026
Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com