Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sep Bereh, Warga di Aceh Malah Mendekat dan Rekam Harimau Masuk Kampung

Admin1 by Admin1
22/10/2021
in Nanggroe
0
Sep Bereh, Warga di Aceh Malah Mendekat dan Rekam Harimau Masuk Kampung

Banda Aceh – Video memperlihatkan warga ramai-ramai merekam kemunculan seekor harimau di Aceh viral di media sosial. Warga mengabadikan kemunculan satwa itu dengan ponsel dari jarak dekat.

Dalam video dilihat detikcom, Kamis (21/10/2021), warga berdiri tak jauh dari lokasi harimau di jalan di area perkebunan. Seorang warga terlihat berjalan mendekat ke arah harimau.

Dia tampak menyelipkan parang di ketiaknya. Warga lain terlihat tidak beranjak.

Harimau itu terlihat berjalan santai masuk ke area perkebunan. Warga tersebut membiarkan satwa langka itu meninggalkan mereka.

“Biarkan saja dia jalan,” kata seorang warga dalam bahasa Aceh.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, mengatakan video itu direkam di area perkebunan warga di Desa Simpang, Bakongan Timur, Aceh Selatan. Saat itu, beberapa warga yang sedang memanen sawit melihat kemunculan harimau di sekitar lokasi tersebut.

“Kejadiannya itu kemarin sore. Jadi waktu itu mereka sudah berupaya melakukan pengusiran namun harimau itu sepertinya tidak merespons sehingga mereka mengundang masyarakat desa kurang lebih berjarak 2 Km,” kata Agus saat dimintai konfirmasi.

Menurutnya, masyarakat datang ke sana untuk ikut melakukan pengusiran. Setelah mendapat laporan kemunculan harimau, tim gabungan dari BKSDA, polisi serta sejumlah pihak terkait meluncur ke lokasi sejak tadi malam.

“Kami mengantisipasi agar tidak timbul korban dari manusia. Saya lihat sudah berisiko juga masyarakat sudah terlalu dekat,” jelas Agus.

Agus mengatakan pihaknya sudah memberikan pengarahan dan imbauan ke warga agar membatasi aktivitas di lokasi. Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang mengancam nyawa harimau.

BKSDA telah memasang camera trap di beberapa lokasi. Dia menyebut harimau yang terpantau warga berjumlah satu ekor.

“Kita akan menganalisis apakah harimau tersebut mengalami gangguan fisik dan sama tidak dengan individu yang muncul di desa lain. Mudah-mudahan dari camera trap yang dipasang nanti bisa dapat informasinya, itu berimbas terkait langkah penanganan harimau itu nantinya. Apakah perlu kita rescue untuk kita relokasi kembali ke habitatnya yang layak dan lebih aman,” ujar Agus.

“Informasi konflik di desa itu saya baru dengar sekarang, tapi kalau Bakongan kita lihat peta wilayah memang wilayah pergerakannya mereka. Kalau misalnya itu individu berbeda bisa saja dia hanya melintas,” lanjut Agus.

Sumber: detik.com

Previous Post

Kanwil Kemenag Aceh Raih Capaian Tertinggi Evaluasi Kinerja Triwulan III se-Regional Barat

Next Post

Kadisnaker Aceh Jadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 1,3 Miliar

Next Post
Kadisnaker Aceh Jadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 1,3 Miliar

Kadisnaker Aceh Jadi Tersangka Kasus Korupsi Rp 1,3 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026
Aceh Raih Peringkat 4 Nasional di MTQ 2026

Ketua DPRK Minta Pemko Banda Aceh Beri Bonus Layak untuk Pemenang MTQ Nasional, Pemerintah Aceh Diniai Perlu Perhatian Khusus

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Sep Bereh, Warga di Aceh Malah Mendekat dan Rekam Harimau Masuk Kampung

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com