Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

68 Narapidana Tewas di Penjara Ekuador, Pemerintah Dinilai Tak Tanggap

Admin1 by Admin1
15/11/2021
in Internasional
0

Jakarta – Pemerintah Ekuador diminta bertanggung jawab atas kerusuhan yang menyebabkan tewasnya 68 narapidana di penjara Penitenciaria del Litoral, Sabtu, 13 November 2021.

September lalu, 119 narapidana tewas dalam kerusuhan di penjara itu.

“Negara bertanggung jawab atas pembantaian ini. Setiap hari anak-anak dan saudara-saudara kita mati di penjara,” kata Nestor Soriano, 56 tahun, saat mencari kabar tentang putranya yang menjalani hukuman enam tahun.

“Tidak ada jaminan (keamanan) untuknya. Mereka berpikir untuk mengembalikannya kepada saya dalam sebuah kotak. Saya tidak menginginkan itu,” kata

Pada bulan September, Presiden Ekuador Guillermo Lasso mendeklarasikan keadaan darurat 60 hari dalam sistem penjara, membebaskan dana pemerintah dan memungkinkan bantuan militer terbatas.

Pemerintah mengatakan telah bertemu dengan kelompok hak asasi manusia, Gereja Katolik dan staf PBB untuk “mengkoordinasikan kerja sama dalam proses pengamanan.”

Lasso telah meminta mahkamah konstitusi untuk membiarkan militer masuk penjara, alih-alih hanya memberikan keamanan di luar. Pengadilan mengatakan solusi untuk krisis penjara akan membutuhkan lebih dari tindakan darurat sementara.

Namun dalam waktu dua bulan, kembali terjadi kerusuhan.

Menurut Miamiherald yang mengutip kantor berita AP, tanda-tanda bahwa serangan akan segera terjadi di dalam penjara terbesar di kota pantai Guayaquil, Ekuador, sangat jelas.

Telah ada pembicaraan di antara narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Litoral selama berhari-hari bahwa suatu kelompok akan menyerang yang lain.

Pada Jumat dini hari, polisi menangkap tiga pria yang mencoba menyelundupkan dua senapan, lima pistol, tiga granat, dinamit, dan ratusan butir amunisi ke dalam penjara.

Beberapa jam kemudian polisi mengumumkan apa yang sudah diketahui para tahanan di dalam Litoral: Ketiga pria yang ditahan itu adalah anggota geng penjara yang menimbun senjata. Apa yang terjadi beberapa jam kemudian menegaskan bahwa ada lebih banyak senjata di dalamnya.

Jumat malam, serangan brutal diluncurkan dan bentrokan di antara geng-geng saingan berlangsung selama berjam-jam hingga Sabtu pagi.

Ketika debu mereda dan pihak berwenang telah mendapatkan kembali kendali, mereka menemukan setidaknya 68 narapidana tewas dan 25 terluka.

Sepanjang tahun ini, setidaknya 334 narapidana tewas dalam bentrokan berbeda di penjara Guayaquil, termasuk 119 narapidana dalam serangan pada September.

Sistem penjara negara itu telah menjadi sorotan karena kepadatannya yang berlebihan, kondisi kehidupan yang buruk bagi narapidana, dan kekerasan yang dituduhkan pemerintah pada persaingan geng.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Izin ke Jokowi, Sandiaga Cuti untuk Hadiri Wisuda Anak di Amerika

Next Post

19 Polisi Militer Burkina Faso Tewas dalam Serangan Al-Qaeda

Next Post

19 Polisi Militer Burkina Faso Tewas dalam Serangan Al-Qaeda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muslim Ayub: Badan Koordinasi Otsus Penting untuk Pemerataan Pembangunan Aceh

Muslim Ayub: Badan Koordinasi Otsus Penting untuk Pemerataan Pembangunan Aceh

29/05/2026
Pedagang di Aceh Besar Sukses Pasok 100 Ekor Sapi Kurban

Pedagang di Aceh Besar Sukses Pasok 100 Ekor Sapi Kurban

29/05/2026
Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Tito Karnavian Ungkap Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

29/05/2026
Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz

Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz

29/05/2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI

Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI

29/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

Mesjid Agung Pante Geulima Juara Umum Pawai Takbir Pidie Jaya

YARA Pidie Desak APH Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp7,1 Miliar

Kemensos Siapkan Bantuan Pascabencana Rp 1 Triliun Lagi untuk Aceh-Sumut

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com