Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Perhiasan Tertua Berusia 41.500 Tahun dari Gading Ditemukan di Polandia

Admin1 by Admin1
30/11/2021
in Internasional
0
Perhiasan Tertua Berusia 41.500 Tahun dari Gading Ditemukan di Polandia

Para arkeolog di Polandia telah menemukan sisa-sisa liontin berusia 41.500 tahun yang terbuat dari gading raksasa. Foto/dok

WARSAWA – Para arkeolog di Polandia telah menemukan sisa-sisa liontin berusia 41.500 tahun yang terbuat dari gading raksasa. Lionting ini diperkirakan perhiasan tertua yang pernah dibuat oleh manusia modern di Eurasia.

Liontin itu ditemukan selama penggalian arkeologi yang dilakukan di Gua Stajnia, Polandia, pada 2010. Hasil penelitian radiokarbon baru-baru ini menyebutkannya, liontin itu berusia sekitar 41.500 tahun.

Dikutip Live Science, Selasa (30/11/2021), dekorasi liontin termasuk pola lebih dari 50 tanda tusukan dalam kurva looping yang tidak beraturan. Mereka mencatat bahwa setiap tusukan di liontin itu dapat mewakili perburuan hewan yang sukses atau siklus bulan atau matahari.

“Ini adalah perhiasan tertua yang diketahui dari jenisnya di Eurasia. Kami bisa menetapkan tanggal awal baru yang berhubungan langsung dengan penyebaran Homo sapiens modern di Eropa,” tulis para peneliti dalam makalah tersebut.

Pemimpin peneliti dari Universitas Bologna di Italia, Sahra Talamo mengatakan, liontin itu kemungkinan dikenakan di leher seseorang.

Para peneliti mencatat bahwa liontin itu dibuat pada saat manusia modern pertama kali mengembangkan perhiasan untuk tubuh mereka. “Mengapa manusia mulai menggunakan perhiasan saat ini adalah misteri yang coba dipahami oleh para peneliti,” kata Talamo.

Selain liontin, arkeolog juga menemukan pisau atau mata panah di dekat sisa-sisa liontin pada tahun 2010. Pisau itu terbuat dari tulang kuda dan berumur sama dengan liontin.

Gua Stajnia telah menjadi situs arkeologi dan mulai melakukan penggalian dari tahun 2006 hingga 2010. Arkeolog menemukan sejumlah sisa-sisa Neanderthal serta kumpulan besar Epoch Pleistosen akhir (2,58 juta hingga 11.700 tahun yang lalu).

Tim juga menemukan sisa-sisa hewan stepa-tundra dan artefak dari Paleolitik, atau Zaman Batu.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Miris, Keluarga Polisi Diusir Paksa Puluhan Preman dari Rumahnya

Next Post

Israel Ketakutan Sanksi Iran Bakal Dicabut tapi Bisa Peroleh Bom Nuklir

Next Post
Israel Ketakutan Sanksi Iran Bakal Dicabut tapi Bisa Peroleh Bom Nuklir

Israel Ketakutan Sanksi Iran Bakal Dicabut tapi Bisa Peroleh Bom Nuklir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com